Kamis, 31 Oktober 2013

PIPA PT.CHEVRON PACIFIC INDONESIA (CPI) YANG BOCOR



 
  • MASYARAKAT YANG MEMBERITAHU JUSTRU MERASA DIRUGIKAN.
  • PIHAK PGPA MENGATAKAN ITU KESALAHAN MASYARAKAT.
  • PIHAK PGPA MENGHIMBAU AGAR SELURUH ELEMEN MASYARAKAT IKUT MEMBANTU DAN MENJAGA ASET NEGARA.   
MANDAU-SRR
(*003)
            Sungguh aneh perlakuan pihak PT.CPI ini terhadap masyarakat ini,setelah di beritahukan kalau ada pipa yang bocor yang sudah membanjiri pekarangan rumah salah satu warga Desa Bumbung yang mengakibatkan Tanaman muda sekitar rumahnya mati,ternak juga mati dan jasa beliau yang telah memberitahu tentang bocornya pipa tersebut hanya di beri sagu hati berbentuk barang senilai 1 Jt,sedangkan kerugian yang di alaminya tidak ada di pandang oleh pihak PT.CPI ini.
            Dan mengenai masalah tersebut media SRR coba konfirmasi ke pihak PT.CPI melalui PGPA di Rumbai yaitu Ibuk Tiva dan beliau mengatakan”Rumah mereka berada didalam batas keselamatanCPI,mereka menempati tanah di sekitar jaringan pipaatau listrik yang sengaja di bebaskan CPI justru untuk melindungi keselamatan masyarakat dari kebocoran pipa dll.oleh karenanya”CPI sebenarnya tidak harus memberikan kompensasi kepada mereka,apalagi dalam bentuk uang meskipun demikian ,sebagai wujud niat baik CPI menawarkan bantuan saguh hati berupa barang nilai 1 Juta Rupiah.CPI menghimbau kepada segenap masyarakat untuk tidak menempati atau menyerobot lahan lahan CPI yang sejatinya merupakan aset Negara.selain membahayakan keselamatan diri dan keluarga mereka,menempati tanah di sekitar Fasilitas CPI juga melanggar hukum,semoga informasi ini bermanfaat bagi masyarakat”ucapnya
            SRR bertanya lagi,apa CPI tidak mau membantu kerugian yang di alami masyarakat tersebut atau atas dasar kemanusian dan Ibuk Tiva menambahkan”Apapun alasanya penyerobotan tanah milik siapapun,apalagi milik Negara,adalah pelanggaran hukum.CPI memiliki fasilitas yang berada dalam kawasan yang sangat luas,melintasi beberapa kota dan Kabupaten di Riau ini,sedangkan tenaga pengamanan terbatas.karena banyak jalan2 operasi CPI yang sejatinya di gunakan untuk memelihara jaringan listrik,sumur,pipa dll.kemudian digunakan juga untuk masyarakat,maka masalah penyerobotan tanah menjadi tantangan tersendiri bagi CPI.itu sebabnya,kami menghimbau kepada semua pihak untuk ikut serta menyelamatkan aset Negara dengan tidak menduduki atau beraksivitas di sekitar fasilitas yang sudah dibebaskan CPI untuk Negara.”   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar