Selasa, 22 Oktober 2013

KISAH AREAL TRANSMIGRASI DI DESA LUBUK GAUNG TAHUN 1984 BANJIR BANDANG

BENGKALIS
SUARA RAKYAT RIAU (*025)


Salah seorang warga Block c Desa Bandar Jaya Tarpan dari lembaga IPMPL (Ikatan pemuda melayu peduli lingkungan) di Bengkalis menyampaikan pada media ini bahwa pada tahun 1984 areal transmigrasi di desa lubuk gaung terkena musibah banjir bandang hingga mencapai dalaman 3-4 M. Dari permukaan tanah pada saat itu seluruh warga transmigrasi yang berasal dari pulau jawa berusaha menyelamatkan diri bersama keluarganya pindah ke daerah lain yang aman dari banjir seperti pindahnya ke sungai pagar kuansing, Rohil dan kampar warga transmigrasi ini kebanyakan berasal dari jawa timur seperti tertera dalam suratnya yang bernama muhadi dari kediri 1981 ikut transmigrasi ke desa lubuk gaung sekrang kec. Siak kecil Kab. Bengkalis pada saat itu 1600 orang yang ikut transmigrasi dari pulau jawa ke desa lubuk gaung sekarang desa bandar jaya.

            Termasuk tarpan (LSM) Dari lembaga IPMPL Bengkalis, Menurutnya hatinya sangat tersentuh melihat permasalahan transmigrasi (Lahan Transmigrasi) yang terkena musibah banjir bandang tahun 1984 di desa lubuk gaung namanya pada saat itu sekarang desa bandar jaya (paket f) termasuk kedua orang tua tarpan yang ikut kena musibah pada saat itu sehingga mengungsi ke daerah yang aman untuk menyelamatkan diri sehingga ada yang pergi ke Kuansing, Sungai Pagar, Rrohil dan Kampar. Tarpan dari lembaga IPMPL Bengkalis berusaha dan mencari bersama rekan-rekannya dari instansi yang terkait yang berkewenangan dalam hal areal pertanahan transmigrasi untuk dapat mengembalikan hak-hak yang mempunyai lahan yang pernah dikelola sebagai hak pakai oleh warga Transmigrasi dari Jawa tahun 1981 sebanyak 1600 orang perkaka 2 hektar. Kepdes pemilihan warga desa Bandar Jaya sejak tahun 2002 Kepdes Bandar Jaya (paket f) adalah Joko Suseno sampai tahun 2011 tahun 2012 kepdes Pjs Nardi, setelah nardi melarikan diri entah kemana, Kepdes di bandar jaya pun kosong. Tahun 2013 untuk pejabat sementra didesa Bandar Jaya ditunjuk oleh Camat Siak Kecil Syafru-ddin. Khairu Nazri Sebagai pejabat sementara desa bandar jaya. Yang tak berapa lama lagi pemilihan didesa bandar jaya tahun 2015 (PILKADES) Jadi menurut masyarakat Bandar Jaya lahan dan tanah Bandar Jaya (transmigrasi) sudah tertimpa-timpa (semer-aut) inilah yang dicoba oleh tarpan untuk  mencari dan menyusun mengembalikan hak hak transmigrasi tahun 1981 yang pernah dikelola warga transmigrasi didesa lubuk gaung sekarang desanya bandar jaya Kec. Siak kecil Kab. Bengkalis Prof. Riau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar