- Hampir 1 Bulan Namun Pelaku Penembakan Belum Terungkap
- Motif Penembakan Belum Diketahui Hingga Sekarang ini.
- Masyarakat Sangat Resah Dengan Kejadian ini dan Tetap menunggu Hasil Kinerja Kepolisian.
MANDAU-BENGKALIS
Suara Rakyat Riau

Demikian juga
halnya yang disampaikan oleh saksi lain mengatakan saya baru saja pulang
menjemput anak sekolah melihat mereka bertengkar mulut dan saya berusaha mendekat dengan maksud menolong namun pelaku
langsung menodongkan pistol kearah saya, sambil berkata, jangan mendekat!! Ujar
saksi mata seraya meniru ucapan pelaku. Masih menurut saksi ia mendengar suara
tembakan dan seketika itu mulai berdatangan dan melihat kejadian saat itu cukup.
Banyak orang di TKP karena memang merupakan jalur yang ramai dan banyak
pemukiman penduduk – kendati demikian warga tetap berupaya memberikan
pertolongan. Namun sayang pelaku jauh, lebih lihai dan menodongkan
senjata-kepada warga. Yang mencoba untuk mendekati setelah 3 kaki terdengar
suara letusan senjata api wargapun menjauh hingga akhirnya korban tewas ditempat dan pelaku
berhasil melarikan diri kearah kota Duri, dan akhirnya pelaku dengan tangan
hampa, karna uang korban tidak sempat diambil oleh pelaku karna keburu kepergok warga setempat, uang yang diperkirakan
berjumlah Rp 150 juta masih utuh dan sesaat warga setempat mengevakuasi korban
kebalai pengobatan Santo Yosep yang hanya berjarak beberapa meter saja dari TKP. Tapi sayang
nyawa Barlen Gersang tidak tertolong lagi sementara jalan lintas sebanga macet
selepas kejadian tersebut demikian juga balai pengobatan santo yosep juga
dipadati oleh warga yang hendak menyaksikan korban secara dekat, petugas yang
turun ke TKP segera melakukan olah TKP dan mengejar pelaku, namun hingga saat
ini belum membuahkan hasil dan belum dapat diketahui motif penembakan yang
berujung maut itu apakah murni perampokan atau ada motif lainnya-seperti
persaingan bisnis dan sebagainya? Istri korban Nurmila Damanik (40 thn) yang
tinggal di km 2 dari TKP. Tidak kuasa menahan tangis melihat jasad suaminya
yang telah terbujur kaku di Balai Pengobatan Santo Yosep.
Menurut istri
korban – suami saya hanya permisi keluar sebentar dan tidak ada menyebutkan
untuk mengambil uang ke Bank. Istri korban beserta keluarga dan kerabatpun
terus mendampingi jenazah ketika dibawa ke RSUD kota Duri untuk dilakukan pisum
( Kapolsek Mandau) kompol JOSE.DC.PERNAN DE SIK melalui kanit RESKRIM AKP
MAITERIKA SH MH DI TKP menyebutkan
,korban Barlen girsang tewas akibat luka tembakan
yang dilakukan OTK orang yang tidak di kenal peluru
yang ditembakan pelaku mengenai
bahu kiri lantas tembus mengenai tulang rusuk korban ada tiga proyetil yang sudah dikeluarkan dan penembakan ini belum bisah
dipastikan moktip perampokan karena
masih dalam penyidikan pungkas kanit.
Kinerja Kepolisian Khususnya Polres Bengkalis dan Polsek Mandau saat ini
sangat ditunggu oleh masyarakat dan awak media, hal ini berkaitan dengan jaminan
keamanan masyarakat. Masyarakat begitu juga keluarga sangat berharap kasus ini
dapat titik terang dan menangkap Aktor dibalik Penembakan saudara Barlen
Girsang. (*006)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar