Rabu, 23 Oktober 2013

BANYAKNYA PERUSAHAAN DI MANDAU-DURI YANG TIDAK MEMILIKI IJIN ”MASYARAKAT TEMPATAN DI RUGIKAN”



          PEMERINTAH KECAMATAN MANDAU AKAN 
                SIDAK KEPERUSAHAN PERUSAHAAN


  • BEBERAPA PERUSAHAAN YANG DI DUGA ILEGAL KEBERADAANYA,PT.MI SWACO, PT.ACS,DLL.
  • SELAIN MERUGIKAN MASYARAKAT JUGA MERUGIKAN PEMERINTAH.
  • DI DUGA JUGA TERJADI PENGGELAPAN PAJAK, JUGA HAK HAK KARYAWANNYA.
  • PEMERINTAH HARUS BERTINDAK TEGAS DALAM PENYELESAIAN KASUS INI.
  • PGPA PT.CPI RUMBAI, IBU TIVA MEMBERIKAN TANGGAPAN TERKAIT MASALAH PT.MI SWACO DAN PT.ACS.
  • KETUA DPW PROVINSI RIAU LPPTIPIKOR MENGATAKAN”JIKA TERJADI MAFIA PAJAK MAKA HARUS SECEPATNYA DI LAPORKAN”

MANDAU-SRR
(*005)
            Gejolak dari pemberitaan media SRR minggu lalu yang berjudu l”KEBEREDAAN PT.MI SWACO MERESAHKAN MASYARAKAT” dan pihak Kecamatan juga menanggapi”Pak Muklis(Perijinan-HO)kita juga sudah banyak menerima laporan dari masyarakat mengenai keberedaan perusahaan yang ada di Mandau-Duri ini di ragukan tidak memiliki berbagai macam perijinan dan untuk menyikapi masalah tersebut kita akan berkordinasi dengan UPT Capilduk Mandau, Satpol PP, Kadisnakertrans dan setelah nantinya tercapai hasil muasyawarah maka kita akan turun kelapangan untuk melakukan cek ke peruasahaan perusahaan karena selain masalah perijinan juga banyak perusahan yang tidak mengindahkan UU Otonomi Daerah, Salah satunya mempekerjakan masyarakat tempatan agar berkurangnya angka pengangguran di Kecamatan Mandau-Duri ini,dan jika nantinya terbukti banyak perusahaan yang mempekerjakan masyarakat di luar Mandau-Duri namun tidak memiliki KTP Mandau, akan kita musyawarahkan kembali untuk mengambil tindakan atau sanksi yang akan di berikan ke Perusahaan”.
            Hasil pantauan wartawan SRR setelah naiknya berita PT.MI SWACO, pihak perusahaan lebih tertutup dan pintu pagar lebih terkunci lebih rapat lagi, sehingga menimbulkan berbagai spekulasi, apakah perusahan takut di demo masyarakat terkait masyarakat resah karena bau menyengat dari CHEMICAL yang di duga tidak memiliki ijin ”AMDAL” dan akibat bau menyengat tersebut sering menimbulkan penyakit kepada masyarakat setempat dan pihak perusahan merasa paling kuat dan kebal Hukum sehingga tidak mau menggubris aduan dari masyarat tersebut, sehingga menimbulkan kebencian di mata masyarakat atas keberedaan perusahan tersebut.
            Dan anehnya kenapa PT.MI SWACO dan PT.ACS ini masih mendapat proyek dari PT.CPI? dan untuk mengungkap permasalahan ini pihak Redaksi SRR coba konfirmasi ke pihak PT.CPI melalui PGPA RUMBAI, Ibu TIVA melalui via sms dan Ibu Tiva mengatakan ”Chevron pasti tidak berbisnis dengan Kontraktor yang tidak punya ijin sesuai yang di persyaratkan. tapi karena ijin banyak macamnya, saya gak tahu izin apa yang bapak maksudkan dan kalau PT.Green Planet punya ijin yang di persyaratkan, ”Redaksi menjawab” Pihak perusahaan tersebut sudah jelas tidak memiliki Ijin dan salah satunya Ijin berkantor serta Ijin mendirikan "Plank”dan Ibu Tiva menjawab ”Langsung tanya kepada mereka saja Pak” Redaksi menjawab lagi ”jika sudah terbukti dan PT.CPI masih tetap memberikan mereka Proyek kepada PT.MI SWACO & PT.ACS, itu terkesan aneh atau pihak PT.CPI dengan PT.MI SWACO & PT.ACS ada Konsfirasi?? dan Ibu Tiva tidak menjawab lagi.
            Dan menyikapi masalah tersebut Ketua DPW Provinsi Riau LPPTIPIKOR, Bapak Syahmuliyadi Harahap angkat bicara ”sudah capek Rakyat Indonesia ini di jajah dan kenapa masih banyak lagi penjajahan di Negara ini terutama di Kecamatan Mandau-Duri ini namun bedanya kalau penjajah dulu bermata sipit dan berambut pirang kalau sekarang penjajahnya berambut hitam dan kulit sawo matang, dulu Mafia pajak sudah pernah terjadi dan sekarang kita takutkan mafia pajak akan terjadi lagi di Kabupaten Bengkalis tepatnya di Kecamatan Mandau-Duri ini dan harapan saya selaku ketua DPW LPP-Tipikor jika masyarakat dan LSM yang melihat terjadinya Tindak Pidana Korupsi mari kita bergandeng tangan untuk menumpas pelaku pelaku kejahatan Korupsi ini karena kalau ini kita biarkan maka seluruh Rakyat Mandau yang akan dirugikan".
            Dan dengan terkuaknya masalah ini berbagai harapan terucap dari masyarakat ”Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada media Suara Rakyat Riau yang sudah mau memberitakan keluhan kami terkait masalah CHEMICAL yang ada di PT.MI SWACO karena sangat berdampak bagi kesehatan kami dan kami juga sangat bersukur jika Pemerintah mau menegakkan PERDA di Kabupaten Bengkalis tepatnya di Kecamatan Mandau ini agar masyarakat bisa bekerja sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya di Perusahaan-Perusahaan yang ada di Kecamatan Mandau ini” Harap mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar