Rabu, 30 April 2014

SIMULASI PENGAMANAN DEMONSTRASI BURUH DI KECAMATAN MANDAU

  • BERTEMPAT DI GATE III PT. CPI JLN. MAWAR DURI
  • DIHADIRI KAPOLRES BENGKALIS, KADISNAKERTRANS KABUPATEN BENGKALIS, KAPOLSEK MANDAU, DANRAMIL MANDAU DAN SELURUH SECURITY  PT. CPI DURI
  • ANTISIPASI MEMPERINGATI MAYDAY 01 MAY 2014  DI KECAMATAN MANDAU - DURI
MANDAU - SRR
(*058)

   Dalam menghadapi unjuk rasa Demontrasi Buruh, perlu kiranya diadakan suatu Simulasi. Simulasi ini melibatkan beberapa pihak terkait seperti : Koramil 06 Mandau, PT.CPI(Chevron Pacific Indonesia), Dinas Tenaga Kerja dan  Transmigrasi (DISNAKERTRANS) Kabupaten Bengkalis dan sejumlah Provider Security Mitra CPI Duri. Skenario ini melibatkan para aparat Keamanan, Buruh, Pemerintah, maupun Pihak PT.CPI. Simulasi ini merupakan suatu bentuk aspirasi buruh menuntut hak UMSP (Upah Minum Sektor Provinsi) direalisasikan dengan cara mendatangi dan menyerang Kantor DISNAKERTRANS Kabupaten Bengkalis yang ada di Kecamatan Mandau. Berhubung tidak ada jawaban yang pasti dan memuaskan Buruh berniat untuk masuk dan menduduki wilayah kerja CPI Duri. 
   Untuk mematangkan kekuatan personil dilapangan,dalam menghadapai unjuk rasa, pihak Polres Bengkalis siap membantu.dan mengelar simulasi unjuk rasa di GATE II (dua) dan di GATE III (tiga) di PT.CPI Duri Riau, khususnya daerah Mandau. Tujuan simulasi ini adalah merespon unjuk rasa Buruh dilapangan. Pihak kepolisian berusaha memberikan rasa aman kepada pengunjuk rasa dan mengupayakan cara persuasive, dialogis dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi para Buruh, ujar Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo didampingi oleh Kepala DISNAKERTRANS Kabupaten Bengkalis: HA.Ridwan Yazid usai kegiatan simulasi di GATE III (tiga) PT.CPI Duri. Adapun personil kekuatan Polres Bengkalis diturunkan dalam simulasi ini sebanyak 2/3 dari kekuatan yang ada, ditambah dengan satu pleton Prajurit TNI dan Koramil 06 Mandau, dibantu dengan personil Security mitra PT.CPI Duri. Keseluruhan jumlah leadership melibatkan 500 personil gabungan. Sementara pengunjuk rasa adalah orang-orang pilihan yang sudah dipersiapkan dalam mengatasi aksi unjuk rasa. 
 Kegiatan simulasi ini merupakan sebagai contoh dalam menghadapi aksi anarkis Buruh. Simulasi ini di buat semirip mungkin dengan kejadian dilapangan agar para pihak keamanan siap menghadapinya dengan serius. Personil kepolisian dilengkapi dengan peralatan anti huruhara seperti helem, tameng, dan rotan. Ada water canon dalam mengusir massa dan gas air mata. Massa Buruh berorasi dengan lantang dan mengelar spanduk, pamplet, meminta kejelasan tentang upah UMSP mereka kepada DISNAKERTRANS. Kemudian terjadilah perundingan antara perwakilan massa Buruh dengan DISNAKERTRANS yang di damping pihak kepolisian. Karena pertemuan buntu, tidak membuahkan kesepakatan maka Pihak Massa melakukan aksi anarkis. Kemudian Massa bergerak kearah GATE-GATE di PT.CPI, sambil berorasi. Massa yang jumlahnya ratusan menerobos barikade yang dibuat aparat kepolisian. Terjadilah bentrokan yang sangat hebat. Buruh melempari aparat kepolisian dengan benda keras seperti : batu dan mendapat hadangan dari aparat kepolisian. Ada beberapa massa yang terluka akibat bentrokan tersebut. Untuk membubarkan massa, petugas  keamanan melepaskan tembakan gas air mata keudara, diiringi semprotan air dari water canon. Pengunjuk rasa ada 2 (dua) orang terluka di lokasi kejadian dan dibawa dengan Ambulance untuk dirujuk kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Dengan adanya simulasi ini, permasalahan yang menyangkut nasib Buruh, Hak Buruh dapat diselesaikan dengan cara mediasi, dialogis dengan mempertemukan pihak-pihak terkait seperti Perusahaan, Buruh dan Serikat Buruh. Antara Buruh dan Pihak Perusahaan bersinergi saling menguntungkan. Konflik muncul karena tidak ada kesepahaman antara Pihak terkait, tentang aturan Hukum yang berlaku. DISNAKERTRANS hanya berpijak pada Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, jika melanggar ketentuan Hukum akan ditindak tegas. Kesimpulan dari hasil simulasi ini adalah setiap komponen masyarakat, Buruh, Kepolisian, Pemerintah, LSM, Serikat Buruh beserta yang lainnya harus menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Mari berjiwa besar, berkepala dingin, dan berdialog dalam menghadapi persoalan buruh ini.

HABISNYA HUTAN DI RIAU BUKAN KARENA ULAH MASYARAKAT KECIL???TAPI KARENA RAJA RIMBA RIAU...


  • PENJAHAT KELAS TERI SELALU JADI TUMBAL
  • PENJAHAT KELAS KAKAP BEBAS BEROPERASI DAN BERKELIARAN
  • HUKUM TIDAK PERNAH BERPIHAK KEPADA MASYARAKAT LEMAH
  • HUKUM DI NKRI INI SUDAH SAATNYA DI REVISI
  • JIKA APARAT HUKUM HENDAK BERTINDAK TEGAS JANGAN PERNAH PANDANG BULU
MANDAU-SRR
(*001)

Selasa, 29 April 2014

DANRAMIL SELEKSI SISWA UNTUK PASKIBRA 2014 DI GEDUNG BHATIN BETUAH KECAMATAN MANDAU



DURI – SRR 
(*040)
    Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) KE 69 17 – Agustus – 2014. Pemerintah Kecamatan Mandau melakukan seleksi Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) seleksi awal yang di ikuti oleh 200 pelajar dari berbagai Sekolah Menegah Tingkat Atas (SLTA) di Kecamatan Mandau dan seleksi ini berlangsung di halaman Kantor Camat Mandau, senin (28/04/14).
   Setelah berjalan seleksi terpilihlah pasukan inti yang berjumlah 27 orang Siswa  yang langsung di awasi oleh DANRAMIL 01 BENGKALIS oleh Bapak SAGINO TNI AD. Dan BAPAK  SAGINO juga mengatakan PASKIBRA yang terpilih ini nanti akan di tugaskan dalam serangkaian kegiatan pada peringatan HUT Kemerdekaan  dan juga di tugaskan untuk membawa BENDERA saat pelaksanaan Upacara  Kemerdekaan RI ke 69 di KABUPATEN dan PROVINSI. Dalam  seleksi PASKIBRA terpilih juga 5 Orang siswa yang menjadi cadangan, 5 orang cadangan ini kata Bapak SAGINO apabila ada dari pasukan inti yang sakit dan berhalangan tidak bisa ikut maka cadangan siap akan menggantikannya.
    Beberapa Sekolah yang terlibat pada seleksi PASKIBRA ini yaitu dari seluruh SMA dan SMK Negeri dan swasta  yang ada di KECAMATAN MANDAU.

Senin, 28 April 2014

SMPN 07 MANDAU SEBANGAR SEMAKIN EKSIS DAN MANTAP



MANDAU - SRR
(*058)

   Bila kita lihat dari segi Dunia Pendidikan yang semakin Cangih dan Kompetitif, maka SMPN 07 SEBANGAR bisa bersaing dengan sehat. Luas tanah SMPN 07 SEBANGAR lebih kurang 2(dua) Ha. Tanah tersebut telah dihibahkan oleh masyarakat setempat kepada pihak Sekolah dan Pemerintah. Arsip - arsip Sekolah ditata dengan Baik, Teratur, dan Professional. Kondisi SMPN 07 SEBANGAR berjalan baik dan lancar. Kurikulum yang dipakai yaitu Kurikulum tahun 2006 KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) mengikuti kurikulum yang diwajibkan oleh Pemerintah Pusat dan sudah ketentuan bersama dengan sekolah lainnya. Jumlah peserta didik sebanyak 675 orang.
   Biaya Operasional Sekolah  di SMPN 07 SEBANGAR bergantung dari dana BOS. Dana BOS yang cair/turun untuk SMPN 07 SEBANGAR Per Triwulan, sama dengan sekolah - sekolah lainnya. Kendala dilapangan dari siswa yaitu faktor jarak tempuh antara sekolah dan rumah siswa, sehingga siswa sering terlambat datang kesekolah. Biaya untuk transportasi sekolah tidak ada maka utuk fasilitas transportasi sekolah ditiadakan. jumlah tenaga guru yang ada di sekolah ini kurang yaitu sebanyak 41 orang. Mengenai fasilitas sekolah yang ada yaitu Laboratorium dan Perpustakaan. Di sekolah ini ada seorang Guru Konseling dan selebihnya Guru Honorer.
   Kegiatan Extra Kurikuler yang ada seperti : Marchingband, Pramuka, dan OSIS. Latihan Marchingband dilakukan seminggu sekali. Dokumen atau biodata dari siswa tersebut banyak yang tidak lengkap. Sarana Olahraga  seperti: bola volley, sepakbola, takraw, badminton, tenis meja tertata dengan baik dan teratur. Pelatihan Olahraga diadakan seminggu sekali dan dilatih oleh guru Olahraga. Pihak Sekolah pun ikut berpartisipasi dalam bidang Olahraga. SMPN 07 SEBANGAR sangat antusias terhadap siswa yang berprestasi dimana penghargaan diberikan setiap    per Semester seperti piagam, uang, dan alat-alat perlengkapan sekolah. Tambahan jam belajar untuk siswa dilakukan pada saat sebelum UN (ujian Nasional). Dalam mengatasi kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat-obat terlarang seperti narkoba dan geng motor pihak sekolah dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian di Mandau.

    Pencegahan bahaya Narkoba, pihak Sekolah mensosialisasikan sedini mungkin pada peserta didik dengan mendatangkan pihak Kepolisian setempat. Pihak sekolah tidak menginginkan adanya geng motor dan tindakan amoral dilingkungan sekolah. Biasanya sanksi yang diberikan kepada siswa yang melanggar aturan sekolah akan diberi konseling dulu dengan guru konseling. Kemudian dipanggil Wali Murid tersebut dan berdiskusi. Bila tidak diindahkan oleh siswa yang melanggar aturan sekolah maka diberi surat peringatan  1, 2, dan 3 dan yang terakhir jika tidak diindahkankan juga oleh siswa tersebut maka siswa tersebut disuruh mencari sekolah lain (DO)

  Peningkatan mutu guru di SMPN 07 SEBANGAR ini biasanya kepala sekolah mengikutsertakan pada program MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), yang diadakan seminggu sekali dalam semua mata pelajaran. Harapan kepala sekolah SMPN 07 SEBANGAR, Bapak Yanto mengatakan "bahwa sekolah ini bisa tetap exsis dan bisa bersaing dengan sekolah lain yang ada dikecamatan Mandau. Sekolah ini dapat memberi yang terbaik untuk masyarakat umum. SMPN 07 SEBANGAR mantap dan maju terus".
 

PEREBUTAN PIALA BERGILIR TAKO (tangan kosong) BENGKALIS DI KECAMATAN MANDAU



MANDAU – SRR
(*058)

     Dalam Perebutan Piala Bergilir TAKO (tangan kosong) Bengkalis 1(satu) tahun Karate Do Champion Do Jo IQHAZA berjalan tertib, aman dan terkendali. Perbutan Piala Bergilir ini sangat diminati oleh pengemar Karate Do di Kecamatan Mandau. Tampak dengan semangat anak - anak tingkat Sekolah Dasar sampai dengan tingkat SMA menyaksikan pertandingan tersebut.
     Pantauan dari Media Suara Rakyat Riau, memang perlu adanya Olahraga Bela Diri tersebut diadakan di Kecamatan Mandau. Dan ditingkatkan lagi mutu dari Olahraga tersebut, mengingat Olahraga ini sangat berperan dalam membentuk Jati Diri Anak tersebut. Baik dilingkungan keluarga, masyarakat, maupun lingkungan pemerintah. Dan menambah rasa percaya diri si anak terhadap diri sendiri maupun dilingkungannya.
     Olahraga Karate ini sangat Identik dengan kekerasan. Apabila tidak dibimbing dari lingkungan keluarga, maka anak tersebut akan menjadi liar dan beringas. Olahraga Karate ini penting dimana Olahraga ini memberi kesehatan bagi anak tingkat SD maupun tingkat SMA serta tingkat dewasa. Olahraga Karate bisa mengukir Prestasi anak pada acara Perlombaan.
     Karate bisa menyehatkan tubuh, mencerdaskan kemampuan anak berpikir dalam menghadapi tantangan. Baik dari diri sendiri yaitu rasa minder, maupun tantangan dari luar yaitu : gangguan Premanisme di lingkungan masyarakatnya. Dalam pertandingan Olahraga Karate ini dituntut Sportifitas, Kejujuran, dan Tekad untuk menjadi yang terbaik yaitu Juara.