Jumat, 11 April 2014

Pelabuhan Induk Buruk Bakul Sudah Masuk Tahap Rancangan

BENGKALIS - SRR




    Upaya untuk mengembangkan pelabuhan sebagai jalur ekonomi, pada waktu dekat Bengkalis segera memiliki pelabuhan induk. Rencana mewujudkan pembangunan pelabuhan induk ini, Pemerintah kabupaten Bengkalis menggelar rapat presentasi Rencana Induk Pelabuhan (RIP) bersama pihak konsultan, Jum'at (11/4/2014) dilantai II Kantor Bupati Bengkalis. Rapat presentasi yang menghadirkan pembicara dari pihak dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sungai Pakning diwakili oleh Anizar AZ SAP, Muhammad Fikri KSOP Bengkalis, Darwin. P dari Otoritas Pelabuhan (OP) Belawan dan pihak konsultan Belawan. Selain itu, terlihat hadir Sekretaris Daerah Kab Bengkalis H. Burhanuddin, Kadishubkominfo H Ja'afar Arif, camat Bengkalis Rusli, Camat Bukit Batu, serta sejumlah pejabat teras dilingkup pemerintah Kabupaten Bengkalis.  Menurut Konsultan, Pada Pengembangan dan Pembangunan Pelabuhan induk ini dibagi menjadi tiga yakni jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang yang meliput dua kawasan, yakni Bengkalis dipelabuhan Kargo Air Putih dan Sungai Pakning. “Adapun untuk pembangunan pelabuhan induk ini akan menggunakan dana dari APBN tahun 2013," katanya. Sedangkan untuk Sungai Pakning, Lanjut konsultan, saat ini masih dalam tahap penyusunan draft dan akan diajukan tahun 2014 ini kepusat. “Lokasinya di pelabuhan Buruk Bakul sebagai upaya mewujudkan buruk bakul sebagai kawasan industri pelabuhan. 


   Mengingat saat ini aktivitas bongkar muat kapal bukan dipelabuhan tapi masih dilakukan ship to ship (dari kapal ke kapal) ditengah perairan Bengkalis,” sebutnya. Menanggai hal tersebut, Bupati Bengkalis H. Herliyan Saleh mengingatkan agar dalam penyusunan akhir RIP ini berpedoman kepada Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN), Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi, Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten, keserasian dan keseimbangan dengan kegiatan lain terkait di lokasi pelabuhan, kelayakan teknis ekonomis dan lingkungan, keamanan dan keselamatan lalu lintas kapal.  “Dengan begitu RIP dapat menjadi pedoman pembangunan pelabuhan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dan jangan sampai tanpa perencanaan yang benar Rencana Induk Pelabuhan, malah tidak bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan pelabuhan di Bengkalis ini, namun saya yakin pihak terkait sudah menelahnya dengan sebaik mungkin sehingga pelabuhan induk ini dapat cepat terwujud,” ungkap Herliyan. (src/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar