Jumat, 29 Agustus 2014

Remaja di Riau Tinggalkan Koran dan Beralih ke Online

SRR - PEKANBARU
  • Generasi baru di Provinsi Riau memiliki kecenderungan baru untuk mendapatkan informasi. Hasil penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska menyebutkan, mereka tinggalkan koran dan beralih ke online.
Riauterkini-PEKANBARU-DR Nurdin Halim, MA, dosen Fakultas Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Pekanbaru menyatakan berdasarkan penelitian yang dilakukannya 6 kabupaten dan kota di Riau, saat ini remaja mulai meninggalkan media radio dan koran dan beralih ke media online dan sosial media (sosmed).

''Penelitian saya itu bagaimana penggunaan media online di kalangan remaja. Jadi memang sebagian besar remaja kita di Riau, khususnya di 6 kabupaten yang kita teliti, mereka memilih media online sebagai alternatif,'' katanya kepada riauterkinicom, usai menjadi pembicara pada acara diskusi yang ditaja Forum Diskusi Publik (FDP) di salah satu restoran Pekanbaru, Jumat sore (29/8/14).

Menurut Nurdin, remaja di Riau mendapatkan informasi dari media online dan sosmed. Sementara surat kabar, bahkan majalah mereka tidak baca. Bahkan, kalau pun mereka membaca surat kabar atau majalah itu juga dari online.

''Jadi artinya, kontribusi media online itu sangat besar di kalangan remaja,'' ujarnya.

Namun, aku Nurdin, jika dilihat dari tabulasi penelitian yang dia buat, informasi yang diakses remaja di Riau lebih banyak bersifat hiburan dan relationship. Setelah mendapatkan hiburan berbentuk musik dan lainnya, yang kedua, remaja Riau menggunakan media bersifat online untuk berhubungan dengan teman-temannya.

''Jadi jika dirunut dari media yang digunakan. Dari tabulasinya terlihat yang dominan mereka akses adalah konten-konten hiburan. Kedua, relationship seperti facebook, twitter dan semacamnya. Yang ketiga baru informasi berita. Yang terakhir ini belum optimal sekali,'' katanya.

Nurdin menambahkan, yang paling lemah menggunakan media online tersebut untuk kepentingan bisnis oleh kalangan remaja di Riau. Seperti penggunakan internet banking dan lainnya belum sangat menonjol di kalangan remaja.

Dikatakan perkembangan teknologi ikut mendorong budaya teknologi di kalangan remaja. Mereka tidak ingin dikatakan gaptek (gagap teknologi), tidak percaya diri walaupun para remaja ini sebenarnya lebih lebih nyaman menikmati media cetak. Apalagi dengan adanya smartphone dan gadget di pasaran saat ini menjadikan kebutuhan mereka akan informasi terpenuhi.

Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Dikerjakan Oktober 2014

SRR - PEKANBARU
Pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 126 kilometer mulai dikerjakan pada Oktober 2014. Kepastian itu didapat setelah empat kementerian terkait mendatangi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau belum lama ini. 

Gubernur Riau Annas Maamun mengatakan bahwa pembangunan jalan tol tersebut tak lepas dari disahkannya Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Riau oleh Menteri Kehutanan pada HUT Riau, 9 Agustus lalu.

"Selama tujuh tahun kami berjuang
agar RTRW ini ditandatangani, sehingga kawasan yang dulunya masih berstatus kawasan hutan bisa untuk dibangun," kata Annas di Pekanbaru, Senin (18/8).

Menurutnya, sebelum RTRW ditandatangani, pembangunan di Riau sulit dilaksanakan. Selain jalan tol Pekanbaru-Dumai, di tengah kota seperti di tepi Sungai Siak tidak bisa dibangun karena masuk kawasan hutan. Namun, kini, rencana pembangunan 48 unit rumah di tepi sungai itu siap terealisasi.
"Harga rumahnya nanti tidak murah. Dulu Rp 35 juta, sekarang Rp 75 juta. Bentuknya juga bagus pakai keramik dan plafon karena bagaimana mungkin rumah itu disebut layak huni kalau harganya murah," ujarnya.

Proyek jalan tol Pekanbaru - Dumai menghabiskan anggaran negara sebesar Rp 14,7 triliun dengan ganti rugi tanah kepada masyarakat senilai Rp 153 miliar.

Citilink Layani Rute Pekanbaru-Yogyakarta

SRR - PEKANBARU
Maskapai penerbangan berbiaya murah yang juga anak perusahaan Garuda Indonesia, Citilink, kini melayani penerbangan rute Pekanbaru-Yogyakarta pergi-pulang satu kali per hari mengunakan armada pesawat jenis Airbus 320.

"Alhamdulillah, terbang perdana kita hari ini pada rute Pekanbaru-Yogyakarta pergi pulang berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan kendala yang berarti," ujar Station Manager Citilink Pekanbaru Rahman di Pekanbaru, Senin (25/8).

Menurutnya, pesawat jenis Airbus 320 lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada pukul 07.50 WIB dengan membawa penumpang 178 orang penumpang termasuk bayi dua orang.

Ini berarti hanya ada empat kursi kosong dari 180 tempat duduk yang tersedia.
Pesawat yang sama diterbangkan dari Bandara Internasional
Adisujitpo Yogyakarta tepat pukul 10.30 WIB dan mendarat di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pukul 12.40 WIB atau lewat 10 menit dari waktu yang dijadwalkan.

"Ada kepadatan 'traffic' sewaktu pesawat mau 'landing', jadi pilot terpaksa menunggu jam 12.40 WIB untuk mendarat di Pekanbaru. Penumpang yang dibawa berjumlah 181 orang termasuk bayi 3 orang, berarti hanya 3 kursi yang kosong," katanya.

Sales Manager Citilink Pekanbaru Ridwan pekan lalu mengatakan pihaknya akan membuka rute baru yakni Pekanbaru-Yogyakarta pergi pulang satu kali setiap hari yang mulai diterbangi dengan pesawat Airbus 320 mulai 25 Agustus 2014.

"Kita menerbangi rute Pekanbaru-Yogyakarta satu kali setiap hari, berangkat pukul 07.50 WIB dari Pekanbaru dan Yogyakarta pukul 10.30 WIB mulai 25 Agustus," ujar Ridwan.

Menurutnya, rute tersebut akan diterbangi dengan menggunakan pesawat jenis Airbus 320 dengan kapasitas penumpang 180 tempat duduk dengan harga tiket yang di jual dengan relatif murah dari Rp990.500 sampai Rp1.772.000 per orang.

Sejak hadir di Kota Pekanbaru pada 8 Maret 2013, Citilink terus melihat potensi pasar dan animo masyarakat di Riau terutama Pekanbaru-Yoyakarta yang sebelumnya dilayani Tigerair Mandala.
Sebelumnya, Citilink terbang dari Pekanbaru ke Yogyakarta dengan biaya antara Rp1,6 juta-Rp1,8 juta per orang dengan transit di Jakarta, sehingga lebih mahal dan banyak waktu yang terbuang, katanya.

135 Stand Ikuti Event Pekanbaru Expo 2014

SRR - PEKANBARU
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, El Syabrina menyebutkan sebanyak 135 Stand mengikuti Pekanbaru Expo 2014. Stand ini terdiri dari 60 stand produk dari berbagai Satuan Kerja (satker) di lingkungan Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru, Riau.

"Ada 15 stand perusahaan yang berinvestor di Pekanbaru dan 60 stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengikuti Pekanbaru expo tahun ini. Selain menampilkan produk dari satker di lingkungan kota Pekanbaru, Expo kali ini juga menampilkan produk dari luar daerah," ujarnya.

Selain itu, ketika ditemui usai membuka secara resmi acara Pekanbaru Expo 2014, Walikota Pekanbaru ST MT, mengatakan bahwa ivent tahunan ini dapat memberikan kesan yang positif bagi UMKM yang ada di Pekanbaru.

"Pekanbaru expo ini kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Meskipun tahun ini agak terlambat, karena persiapan dan waktu kita tertunda. Seharusnya Pekanbaru expo ini digelar pada rangkaian HUT Kota Pekanbaru lalu," kata Walikota Pekanbaru, Firdaus.

Menurut Walikota, Pekanbaru Expo ini bukan hanya kegiatan tahunan, namun juga sebagai kesempatan bagi UMKM untuk memberikan kesempatan mempromosikan produk-produk yang dihasilkan. Tujuannya industri Pekanbaru bisa lebih berkembang.

"Setelah saya keliling ke stand yang ada disini, teryata banyak produk-produk yang sudah menjadi andalan tiap UMKM. Ini tentunya memberikan kesan yang sangat positif untuk dapat memasarkan produk mereka sampai keluar daerah," pungkas Walikota

Pekanbaru Wakili Indonesia di Ajang Miss Grand Internasional

SRR - PEKANBARU
September bulan depan, Dunia akan menggelar ajang Miss Grand Internasional yang akan dilaksanakan di Thailand-Bangkok. Sebanyak 110 negara di Dunia termasuk Indonesia akan ikut bersaing. Wakil Indonesia pada ajang berskala Internasional kali ini berasal dari kota Pekanbaru-Riau, Margenie Winarti.

Jelang keberangkatannya ke negeri gajah putih itu, Margeni meminta dukungan seluruh warga negara Indonesia khususnya Pekanbaru-Riau. Bersama dengan orang tuanya, gadis yang biasa di panggil Geni ini mendatangi kantor Walikota Pekanbaru untuk menjumpai orang nomor 1 dikota bertuah ini.

"Kita datang menjumpai Walikota Pekanbaru untuk minta dukungannya dan Alhamdulillah pak Wali sangat mengpresiasi salah seorang Warganya mewakili Indonesia di ajang Internasional 2014," ungkap Margeni.

Ditempat yang sama, Walikota Pekanbaru, Firdaus MT sangat senang dan bangga akan prestasi terpilihnya putri terbaik Pekanbaru sebagai Wakil Indonesia di ajang Miss Grand Internasional 2014 yang akan diselenggarakan di negara Thailand.

"Kita sangat mendukung putri kita Geni dalam ajang tersebut, semoga memperoleh prestasi dan menjadi kebanggaan kita semua," ungkap Walikota Pekanbaru.

Geni juga berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungannya dalam bentuk Vote, karena dalam ajang tersebut juga ada nominasi Miss sosial dan Miss favorit.

Sebanyak 35 Anggota DPRD Pelalawan Resmi Dilantik

SRR - PELALAWAN

Pengangkatan 35 anggota DPRD tersebut dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor : 509/VIII/2014 tentang Peresmian Pengangkatan Anggota DPRD Pelalawan periode 2014 s/d 2019.

Sementara itu, prosesi pengambilan sumpah jabatan terhadap para anggota legislatif terpilih dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Pangkalan Kerinci dan disaksikan langsung oleh Bupati Pelalawan HM. Harris. Jadi, terhitung mulai tanggal 27 Agustus 2014 ini, para anggota DPRD sudah bisa menjalankan tugas dan kewajiban sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) terpilih.

Jumlah kursi DPRD Kabupaten Pelalawan pada periode 2014-2019 sebanyak 35 kursi. Jumlah ini lebih banyak dari periode sebelumnya ( red, 2009-2014 ) yakni 30 kursi. Untuk posisi pertama dikuasai oleh Golkar dengan perolehan 11 kursi. Posisi kedua ditempati oleh PDI - P dengan perolehan 5 kursi.

Kemudian menyusul, Partai Gerindra 4 kursi, Partai Amanat Nasional 4 kursi, Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura ) 3 kursi, Partai PPP 2 kursi, Partai Demokrat 2 kursi, 1 kursi, PKS 1 kursi, PKB 1 kursi, dan terakhir PBB dengan perolehan 1 kursi.

Bupati Harris Terima Siswa Berprestasi

SRR - PELALAWAN

“Siswa MTs Al-Muslimun Bandar Seikijang mewakili Provinsi Riau di Tingkat Nasional" demikian diungkapkan kepala kemenag Drs. H. Zulkifli, melalui kasi Pendis Kemenag Dr. H. Edi Iskandar, S.Ag, M.Pd

"Alhamdulillh satu lagi prestasi yang sangat membanggakan dunia pendidikan di kabupaten kita ini khusus dunia pendidikan madrasah, bahwa salah seorang siswa kita atas nama Haniful Kamal bin Syamsul Kamal meraih juara 1 pada lomba KSM (kompetisi sains madrasah) Provinsi Riau bidang ilmu Fisika yang akan mewakili provinsi Riau pada KSM tingkat Nasional di Makasar Sulsel, pada tgl 24-29 Agustus 2014.

Di tempat terpisah di ruang kerjanya Bupati Pelalawan H.M.Harris Rabu 20 Agustus 2014 langsung menerima Haniful Kamal didampingi kasi Pendis Dr.Edi Iskandar,S.Ag,M.Pd dan ka MTs. Al Muslimun Ade Periyanto, S.Si dalam kesempatan ter

"Terus berjuang, insya Allah anda akan mendapat yang terbaik" ungkap bupati.
sebut Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Haniful kamal dan memberikan apresiasi, motivasi serta hadiah berupa uang tunai. Beliau juga berharap Hanif dapat meraih prestasi di tingkat nasional dan mengharum nama kabupaten Pelalawan d tingkat Nasional.

Wabup Marwan Hadiri Halal bi Halal PMRJ

SRR - PELALAWAN

Hadir Pada acara Tersebut Gubri H.Anas Maamun, H.Wan Abu Bakar, Mantan Gubernur Riau H.Saleh Djasit,SH, Anggota DPR RI asal Riau Adi Sukemi dan para pemuka masyarakat Asal Riau dan Para Bupati Wali Kota se Riau.

Acara yang ditaja oleh Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) dan Kab.Kepulauan Meranti berlangsung dengan khidmat dan diikuti seluruh masyarakat Riau yang Ada di Jakarta.

Dalam sambutannya Gubernur Riau H.Annas Maamun mengatakan bahwa Halal bi Halal yang diselenggarakan setiap tahun nya bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar sesama masyarakat Riau di Jakarta.

“Saya mengajak kepada seluruh Elemen masyarakat yang ada di Riau maupun di jakarta untuk bersama bersatu padu membangun Riau ke depan yang lebih maju,”ujar annas.

Wabup Marwan Hadiri Acara Pembukaan Pacu Jalur di Kuansing

SRR - PELALAWAN

Acara dimulai dengan tari persembahan yang disuguhkan dihadapkan ribuan masyarakat yang menyaksikan acara tersebut. Dilanjtkan dengan acara kata sambutan dari panitia, seterusnya oleh Bupati Kuansing dan terakhir dilanjtkan dengan sambutan Gubernur Riau Anas ma'amun sekaligus membuka secara resmi lomba pacu jalur.

Dalam sambutan nya Gubernur Riau H.Annas Maamun menyampaikan harapan kepada bupati kuansing agar acara ini bisa ditjngkatkan lagi menjadi ke tingkat yang lebih tinggi, yakni tingkat internasional.

" kita undang negara tetangga, Malaysia, Singapura dan lainnya "ungkap Anas ma'amun.

Pada kesempatan yang sama Bupati Kuansing H.Sukarmis juga menyampaikan keinginan untuk merenovasi tempat acara pacu jalur tersebut. "Kita anggarkan 2 milyar untuk melakukan perbaikan tempat acara ini," jelas sukarmis.

Gubernur Riau pada kesempatan tersebut juga memberikan hadiah uang tunai untuk juara satu 20 juta, juara dua 15 juta dan juara tiga 10 juta dan juara harapan 5 juta. Acara berlangsung dari tanggal 21 s/d 24 Agustus mendatang

Bupati Harris Hadiri HUT Pramuka ke-53

SRR - PELALAWAN
Dalam sambutannya Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka 0411 Pelalawan H.Marwan Ibrahim mengucapkan dirgahayu gerakan pramuka yang ke-53, semoga dengan bertambahnya usia semakin membuat pramuka semakin maju dan berkembang.

“Gerakan pramuka merupakan pendidikan non formal yang bertujuan membentuk kaum muda yang berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan dan melatih keterampilan,”ujar marwan.

“Banyak kegiatan yang telah dilaksanakan oleh gerakan pramuka pelalawan diantaranya, pemantapan bumi perkemahan yang representatif yang berada di kecamatan bunut, selain itu bumi perkemahan kita menempati urutan ke-2 setelah bengkalis,”lanjut marwan.

Pada kesempatan yang sama Ketua Majelis Pembimbing Cabang 0411 Pelalawan H.M.Harris mengucapkan dirgahayu gerakan pramuka ke-53, semoga peringatan hari pramuka dapat mendorong perkembangan dan kemandirian gerakan pramuka unutk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda sebagai pemimpin bangsa yang handal.

Dalam kurun satu dasawarsa ini lanjut harris, ada 3 moment penting yang perlu dicatat bagi perkembangan gerakan pramuka yaitu, pertama, Bapak Presiden RI telah mencanangkan kembali revitalisasi pramuka pada hari pramuka tahun 2006 yang saat ini tampak keberhasilannya dengan semakin maraknya kegiatan kepramukaan di berbagai daerah; kedua, terbitnya Undang-undang Nomor 12 tahun 2010 tentang gerakan pramuka yang memperkuat legalitas pramuka; ketiga, masuknya pendidikan kepramukaan ke dalam kurikulum 2013 sebagai ekstra kurikuler wajib yang mulai diberlakukan pada bulan juli 2014.

Dalam sambutan terakhir yang dibacakan KAMABICAB 0411 Pelalawan H.M.Harris menghimbau kepada jajaran Kwarda, Kwarcab, Kwartir Gerakan Pramuka dan para pembina pramuka di seluruh Indonesia agar bersama-sama meningkatkan kualitas gugus depan sebagai wahana pendidikan karakter bangsa, serta merapatkan barisan dan menyatukan gerak langkah percepatan pembentukan karakter kaum muda.

Pada acara tersebut diserahkan Lencana Panca Warsa I, II, III, dan IV, selain itu diserahkan piala juara umum Lomba Siaga Penggalang kepada Kwartir Ranting Kecamatan Langgam, serta penyerahan piala Kwartir  Ranting Teraktif ke Kecamatan Pangkalan Kuras.

Kamis, 28 Agustus 2014

Berbagai Elemen di Bengkalis Lakukan Pertemuan Telaah Program KB

SRR - BENGKALIS
  • Pemkab Bengkalis komitmen menjalankan program KB. langkah tersebut dilakukan untuk menghindari ledakan kelahiran di Bengkalis
Riauterkini-BENGKALIS - Upaya menyikapi pertumbuhan penduduk digelar pertemuan dengan berbagai kalangan membahas dan menelaah Program Keluarga Berencana (KB) menjadi perhatian serius, Kamis (28/8/14).

Langkah tersebut diharapkan mengantisipasi terjadinya ledakan angka kelahiran bayi baby boom di Kabupaten Bengkalis yang akan datang dan menjadi persoalan lebih serius dan berdampak disektor-sektor penting.

"Apabila Program KB berhasil, akan sangat menopang keberhasilan sektor pembangunan lain seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, keamanan dan sebagainya. Disisi lain, apabila Program KB ini gagal dan pertumbuhan penduduk tidak bisa dikendalikan dengan baik, maka beban pemerintah akan dirasakan semakin berat dan menambah masalah dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor. Ini harus diperhatikan serius," ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Bengkalis Mustafa ketika menyampaikan sambutan membuka Kegiatan Pertemuan Penelaahan Program KB di salah satu hotel di Bengkalis.

Mustafa mengatakan, salah satu aspek pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di suatu daerah adalah pengendalian kuantitas penduduk yang dilandasi oleh peningkatan kualitas.

"Karena itulah, pembangunan dalam bidang kependudukan akan menjadi sangat penting dan berperan terutama dalam peningkatan SDM," imbuhnya. Kegiatan Penelaahan Program KB diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan mulai dari tokoh agama, masyarakat, ikatan bidan, UPT Dinas Kesehatan, BPPKB, Penggerak PKK tersebut dilaksanakan 26-28 Agustus 2014.

"Untuk narasumber kegiatan ini adalah dari BKKBN dan Kependudukan Riau, Bappeda Bengkalis dan termasuk dari rumah sakit," ungkap Mardiani, Ketua Panitia Pelaksana.

PKK Bengkalis Ikuti Jambore Kader Nasional di Jakarta

SRR - BENGKALIS
  •  PKK Bengkalis mengikuti Jambore Kader Nasional di Jakarta. Ketua TP PKK Bengkalis berharap acara ini menjadi momen kebersamaan kader dari seluruh Indonesia
Riauaterkini-BENGKALIS- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bengkalis Romaini Herliyan beserta kader mengikuti Jambore Kader PKK Tingkat Nasional yang dilaksanakan di salah satu hotel di Ancol, Jakarta, 27-29 Agustus 2014 mendatang.

Kegiatan Jambore Kader Nasional ini, diikuti 1.450 kader PKK dari 33 provinsi di Indonesia dan dibuka Ketua Dewan Pembina TP PKK Pusat yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, ditandai dengan pelepasan burung merpati.

 Ketua TP PKK Bengkalis Romaini Herliyan seperti dikutip dari release Humas Setdakab Bengkalis berharap mengikuti kegiatan ini bisa menjadi satu momen kebersamaan kader-kader di seluruh Indonesia untuk bersilaturrahim dan menampilkan budaya.

"Selain itu keikutsertaan ini diharapkan akan menambah wawasan dan pengalaman yang dapat dibagikan ke kader-kader di Bengkalis,” ujarnya, Kamis (28/8/14).

Terkait pelaksanaan Jambore, menurut istri Bupati Bengkalis Herliyan Saleh ini, kegiatan berlangsung cukup meriah, menampilkan parade para peserta Kader TP PKK dari seluruh provinsi, khusus Riau juga dihadiri Ibu Latifah Hanum dan Ibu Sisilita Arsyadjuliandi Rachman.

Pengungkapan Tindak Pidana Lahgun Narkoba di Bengkalis Menurun

SRR - BENGKALIS
  • Terjadi penurunan pengungkapan kasus narkoba di Polres Bengkalis. Jika lima bulan tahun lalu terdapat 131 kasus, kini hingga Agustus hanya 50 kasus.
Riauterkini-BENGKALIS- Pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan (lahgun) narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) di Kabupaten Bengkalis mengalami penurunan dibandingkan dengan 2013 lalu.

Tercatat pada Januari hingga Agustus 2014 dilaporkan sebanyak 50 kasus yang terungkap, sedangkan 2013 sejak Januari hingga Mei mencapai 131 kasus pengungkapan.

"Data yang Kami peroleh dari kepolisian demikian. Walaupun menurun akan tetapi masih sangat mengkhawatirkan," ungkap Sekretaris Kecamatan Rupat Utara Hanafi ketika memberikan sambutan sekaligus membuka Penyuluhan Pencegahan Peredaran dan Penyalahgunaan Narkotika diikuti pelajar, pemuda serta tokoh masyarakat ditaja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkalis di Rupat Utara, Rabu (27/8/14).

Hanafi mengungkapkan, Kabupaten Bengkalis yang berada dilintas pelayaran perdagangan internasional Selat Malaka ditambah dengan banyak jumlah pelabuhan-pelabuhan yang tidak resmi serta wilayah kecamatan yang berada dalam jalur lintas Sumatera menjadikan daerah yang cukup rawan terhadap peredaran narkotiba.

"Sangat penting khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus penyalahgunaan narkoba itu. Oleh karena itu harus ada langkah secara bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis ini," imbuhnya.

Bengkalis banjir produk Malaysia sebelum pasar bebas

SRR - BENGKALIS

Sejumlah kawasan di Kabupaten Bengkalis yang berada di wilayah pesisir Provinsi Riau saat ini telah dibanjiri produk asal Malaysia sebelum berlakunya Pasar Bebas ASEAN.

Bupati Kabupaten Bengkali, Herliyan Saleh di Pekanbaru, Kamis, mengatakan, keadaan itu menjadi tantangan kedepan bagi masyarakat daerah ini untuk lebih siap dalam menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015. .

Ia menyatakan, Bengkalis sebagai daerah perbatasan yang berhadapan langsung dengan negara-negara ASEAN lainnya memiliki peran strategis dalam perdagangan bebas 2015 mendatang dan jangan malah jadi "pecundang", namun harus menjadi pemenang.

Sekarang saja, lanjutnya, meski belum diberlakukannya perdagangan bebas, di Bengkalis sudah banyak ditemukan produk-produk dari negeri jiran seperti Malaysia.

Bahkan, kata dia, sebagian masyarakat mungkin lebih menyukai produk-produk dari luar negeri itu bila dibandingkan dengan produk sejenis yang berasal dari dalam negeri, apalagi kalau harganya jauh lebih murah.

Seperti produk-produk dari Tiongkok, terkenal murahnya, memang Tiongkok bukan bagian dari ASEAN. Namun produk-produk mereka bisa sampai ke sini dari negara-negara tetangga seperti Thailand dan mungkin Malaysia.

Lalu kita harus bagaimana, ketika perdagangan bebas ASEAN diberlakukan, maka mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus ikut bersaing di dalamnya. Sekali lagi, kita harus ambil bagian dalam pertarungan ini dengan menjadi pemenang, bukan pecundang," katanya.

Dengan waktu yang tinggal setahun lagi, menurut Herliyan sudah bukan saatnya lagi untuk berfikir, namun harus berbuat dengan cara berkreativitas.

Pemerintah, lanjutnya, akan membantu para pelaku usaha dari sisi regulasi dan permodalan dalam usaha untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas dari produk yang akan dipasarkan.

Bupati Bengkalis Komit Bangun Pulau Rupat sebagai Kawasan Wisata

SRR - BENGKALIS

Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh berkomitmen membangun Pulau Rupat sebagai salah satu daerah unggulan destinasi wisata bahari. Bupati Herliyan tidak ingin Pulau Rupat cukup indah tersebut hanya menjadi ‘Pulau Harapan’.

Demikian disampaikan Ketua DPW PAN Riau ini ketika menghadiri Halal Bi Halal bersama masyarakat Pulau Rupat di Desa Pangkalangan Nyirih, Kamis (21/8/14).

“Bukti komitmen Pemkab Bengkalis adalah banyaknya program pembangunan sejak beberapa tahun terakhir dialokasikan untuk Pulau Rupat, termasuk proyek MY khusus membangun Jalan Poros Batu Panjang-Pangkalan Nyirih ini,” ungkapnya seperti dikutip dari release Humas Setdakab Bengkalis.

Menurutnya, menjadikan Pulau Rupat sebagai destinasi wisata unggulan tidak mudah, perlu waktu, anggaran besar. “Menjadikan sebagai daerah wisata unggulan tidak mudah seperti membalik telapak tangan, butuh waktu dan anggaran yang tidak sedikit. Akan tetapi, untuk mewujudkan itu adalah sebuah keniscayaan, saat ini sedang melangkah ke sana,” paparnya lagi.

Kesempatan itu, Bupati Herliyan juga memaparkan komitmen Pemkab Bengkalis merealisasikan program-program unggulan, diantaranya Jamkesmasda, raskin gratis, pendidikan gratis termasuk bantuan rumah layak huni (RLH) bagi keluarga kurang mampu.

“Saya ingin program unggulan ini benar-benar dirasakan dan dinikmati masyarakat. Saya tidak ingin mendengar ada masyarakat yang membayar untuk mendapatkan raskin. Rumah layak huni dapat dinikmati oleh keluarga yang betul-betul kurang mampu,” katanya.

Bupati Herliyan juga menyampaikan di Pulau Rupat akan dibangun dua unit Puskesmas Rawat Inap, demi memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal dan lebih baik kepada masyarakat.

Pelantikan Anggota DPRD Bengkalis Terpilih Dijadwalkan 15 September

SRR - BENGKALIS

Riauterkini-BENGKALIS- Tidak ada halangan, pelantikan 45 Anggota DPRD Bengkalis terpilih periode 2014-2019 diagendakan pada Senin, 15 September 2014 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis dan Sekretariat Dewan (Setwan), kini sedang menggesa persiapan pelantikan tersebut.

“Kalau tidak ada perubahan jadwal, pelantikan dilakukan pada 15 September mendatang. Ini hasil koordinasi dengan Setwan,” ungkap Khairul Saleh, Kamis (28/8/14).

Sebelumnya, KPU Kabupaten Bengkalis menetapkan 45 calon legislatif (caleg) terpilih untuk mengisi kursi di DPRD periode 2014-2019. Kini jumlah Anggota DPRD Bengkalis berjumlah 40 orang pasca pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti dari 45 orang pada 2009 silam. Kemudian, adanya peningkatan jumlah penduduk, gedung dewan kembali diisi 45 Anggota DPRD Bengkalis.

Berikut ini para Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis periode 2014-2019 setelah terpilih dalam Pemilu April 2014 lalu yang akan dilantik :

1. Dapil I (Bengkalis-Bantan)

- Irmi Syakip Arsalan = 1.544 suara (PKB)
- Zuhelmi = 1.198 suara (PKS)
- Sofyan = 3.575 suara (PDI Perjuangan)
- Indra Gunawan EET = 2.474 suara (Partai Golkar)
- Indrawan Sukmana = 1.529 suara (Partai Gerindra)
- Sulaiman Zakaria = 2.859 suara (Partai Demokrat)
- Heru Wahyudi = 3.190 suara (PAN)
- Zamzami = 2.556 suara (PAN)
- Muhammad Tarmizi = 2.044 suara (PPP)
- Mawardi = 1.845 suara (PBB)

2. Dapil II (Bukitbatu-Siakkecil)

- Johan Wahyudi = 1.456 suara (Partai Nasdem)
- Azmi = 1.389 suara (PKS)
- Misran = 837 suara (PDI Perjuangan)
- Aisyah = 1.150 suara (Partai Golkar)
- Fakhrul Nizam = 2.737 suara (PAN)

3. Dapil III (Pinggir)

- Pipit Lestary = 1.493 suara (Partai Nasdem)
- Susianto SR = 919 suara (PKS)
- Daud Gultom = 1.251 suara (PDI Perjuangan)
- Amril Mukminin = 4.027 suara (Partai Golkar)
- Adihan = 2.947 suara (Partai Gerindra)
- Ita Azmi = 920 suara (PAN)
- Leonardus Marbun = 1.627 suara (Partai Hanura)

4. Dapil IV (Mandau A)

- Fransisca = 1.589 suara (Partai Nasdem)
- Abi Bahrun = 1.629 suara (PKS)
- Fidel Fuadi = 1.478 suara (PKS)
- Kaderismanto = 2.053 suara (PDI Perjuangan)
- Sihol Pangaribuan = 3.987 suara (Partai Golkar)
- Thamrin Mali = 1.407 suara (Partai Golkar)
- Edi Budianto = 789 suara (Partai Gerindra)
- Rismayeni = 2.632 suara (Partai Demokrat)
- Adrian Prama Putra = 2.867 suara (PAN)
- Syaiful Ardi = 1.504 suara (PAN)
- Zulkifli = 676 suara (Partai Hanura)
- Lamhot Nainggolan = 661 suara (PKPI)

5. Dapil V (Mandau B)

- Jasmi = 966 suara (PKS)
- Simon Lumban Gaol = 1.967 suara (PDI Perjuangan)
- Samsu Dalimunthe = 3.462 suara (Partai Golkar)
- Hendri = 3.375 suara (Partai Golkar)
- Sukadi = 1.423 suara (Partai Demokrat)
- Rianto = 3.535 suara (PAN)
- Safrana Fizar = 764 suara (PPP)

6. Dapil VI (Rupat-Rupat Utara)

- Syahrial = 1.220 suara (Partai Golkar)
- Zamzami Harun = 1.972 suara (Partai Gerindra)
- Nur Azmi Hasyim = 4.096 suara (Partai Demokrat)
- Abdul Kadir = 4.408 suara (PAN)

Implementasi MEA 2015, Peluang dan Ancaman untuk Produk UMKM di Bengkalis

SRR - BENGKALIS
Riauterkini-BENGKALIS- Bakal diimplementasikan atau diberlakukannya Masyarakat Ekonomo ASEAN (MEA) pada akhir Desember 2015 mendatang, menjadi peluang dan ancaman untuk produk lokal khususnya di wilayah Kabupaten Bengkalis yang berbatasan langsung dengan negara jiran seperti Malaysia dan Thailand.

Oleh karena itu, hanya setahun lebih menjelang implementasi MEA tersebut, membutuhkan kerja keras dari pemerintah, stakeholder, pelaku Industri atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menghadapi pasar bebas di kawasan ASEAN. Apalagi sampai saat ini para pelaku usaha masih belum mengetahui kebijakan MEA tersebut.

“Memang pemberlakukan MEA ini memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat dan daerah pada umumnya. Saya minta seluruh instansi atau stakeholder lebih gencar melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha, apalagi Bengkalis daerah yang berbatasan langsung dengan negera-negara tetangga,” ungkap Bupati Bengkalis Herliyan Saleh ketika menyampaikan sambutan sekaligus membuka Sosialisasi Implementasi MEA 2015 di Kantor Bupati, Rabu (27/8/14).

Menurut Bupati Herliyan, kondisi ini menjadi tantangan untuk melakukan langkah konkrit untuk mengimbangi keberadaan produk lokal. Harus disiasati sejak awal, dan produk dikhawatirkan kalah bersaing dengan produk luar negeri.

“MEA ditujukan dalam rangka membangun kekuatan ekonomi dan perdagangan antar negara ASEAN. Berlakunya MEA, maka terbuka peluang bagi negara, khususnya Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan pangsa pasar di kawasan ASEAN. Pemberlakuan MEA 2015 mendatang bisa menjadi tantangan dan peluang bahkan ancaman bagi pelaku usaha, tergantung kesiapan dalam menghadapi. Tentu saja diharapkan adanya MEA ini dapat memberikan peluang besar bagi seluruh masyarakat,” paparnya.

 Sambung Bupati Herliyan, pelaku usaha tidak perlu takut memasuki MEA, karena akan terbuka banyak peluang usaha yang bisa mendatangkan keuntungan. Setiap pelaku usaha dan seluruh stakeholder di daerah ini harus jeli melihat potensi dan peluang yang ada.

“Di satu sisi, pemberlakuan MEA 2015 juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha, terutama usaha mikro, bahwa produk asing akan gencar masuk ke pasar dalam negeri dan berpotensi merebut pasar produk lokal. Saya minta kepada instansi terkait untuk bekerja keras menyiapkan pondasi perekonomian agar lebih kuat, seperti memberikan keterampilan kepada pelaku usaha, membuat program-program kreatif dan inovatif. Selama ini, Kabupaten Bengkalis memiliki produk-produk unggulan yang bisa dipasarkan ke pasar global, seperti panganan lempuk durian, kain songket dan komoditi lainnya,” katanya lagi.

Bupati Bengkalis Kukuhkan IKPBS Pekanbaru

SRR - BENGKALIS

Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh mengajak masyarakat asal Kabupaten Bengkalis di Kota Pekanbaru memberikan berkontribusi untuk kemajuan Negeri Junjungan. Sumbang saran pemikiran dari elemen masyarakat sangat dibutuhkan dan sangat berharga demi pembangunan Kabupaten Bengkalis yang lebih baik.

Demikian disampaikan Herliyan dikutip dari release Humas Setdakab Bengkalis ketika menghadiri silaturrahim dan halal bi halal bersama masyarakat asal Pulau Bengkalis di Pekanbaru, yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pulau Bengkalis dan Sekitarnya (IKPBS), Ahad (24/8/14) kemarin malam di salah satu hotel di Pekanbaru.

"Sekecil apapun kontribusi pemikiran, ide dan gagasan yang diberikan dari tokoh-tokoh masyarakat asal Kabupaten Bengkalis di perantauan sangat dibutuhkan. Saat ini, Kami tengah gencar melakukan pembangunan diberbagai bidang," ujar Herliyan bergelar Datuk Setia Amanah Junjungan Negeri ini.

Hadir pada acara ini, mantan Bupati Bengkalis Fadhlah Sulaiman, Anggota DPR RI terpilih Jon Erizal, sejumlah pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, serta para mahasiswa asal Bengkalis.

Kesempatan ini, Bupati Herliyan juga mengukuhkan kepengurusan IKPBS yang baru dipimpin Karim untuk periode 2014-2017. “Mudah-mudahan dengan keberadaan organisasi ini menjadi wadah komunikasi bagi masyarakat di Pekanbaru. Mampu berkiprah pada setiap pembangunan Kotamadya Pekanbaru, sehingga keberadaannya tidak hanya dirasakan masyarakat,” harapnya.

Bupati Herliyan menjelaskan bahwa selama kepemimpinannya menargetkan memiliki lima perguruan tinggi negeri di Kabupaten Bengkalis. Saat ini Bengkalis sudah memiliki dua perguruaan tinggi negeri yakni Politeknik Negeri Bengkalis dan Akademi Komunitas Negeri Bengkalis, pada tahun ini juga akan diresmikan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis.

"Pemkab juga telah mengusulkan dua perguruan tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) dan Sekolah Tinggi Ilmu Maritim. Untuk pendirian STIKES sudah mendapat lampu hijau, sedangkan untuk sekolah Maritim masih dalam kajian yang lebih matang," papanya.

Kemudian, di sektor pembangunan infrastruktur Herliyan mengatakan, saat ini Kabupaten Bengkalis gencar melakukan pembenahan sektor infrastruktur jalan multiyears (MY) maupun jembatan. Kegiatan melalui program MY atau tahun jamak ini dilakukan untuk mengatasi ketertinggalan Kabupaten Bengkalis di bidang infrastruktur.

"Alhamdulillah, saat ini pembangunan infrasktur jalan melalui program MY terus digesa. Insya-allah, masalah infrasktruktur sudah dapat diatasi," katanya

Bupati Bengkalis Buka Apel Khutbarul ‘Arsy Nurul Hidayah

SRR - BENGKALIS
Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh membuka kegiatan upacara tahunan pekan perkenalan Khutbatul 'Arsy antara para Wali Murid di Pondok Modern Nurul Hidayah, Desa Bantantua, Kecamatan Bantan, Tahun Pelajaran 1435-1436 Hijriah di lapangan utama pondok, Selasa (26/8/14). Kegiatan tersebut cukup berlangsung meriah, diisi dengan berbagai kegiatan dan para santri memperlihatkan sejumlah atraksi.

Dihadiri ratusan para wali murid yang baru, juga tampak hadir Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Sofyan, Ketua Yayasan Abdul Wahid, Pimpinan Pondok Ahmad Pamuji, serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Bengkalis, serta sejumlah unsur Forkompoinda.

 Kesempatan ini, Bupati Herliyan Saleh dalam sambutannya dikutip dari release Humas Setdakab Bengkalis memberikan apresiasi atas keberhasilan dua orang santri dari Pondok Modern Nurul Hidayah yakni Muhammad Hafiz dari Kecamatan Siakkecil dan Agung Ridho Subarkah dari Kecamatan Bantan yang telah mendapatkan beasiswa untuk belajar di Istanbul Turki. Keduanya, berhasil lulus seleksi dari empat peserta seluruh Indonesia untuk memperoleh kesempatan tersebut.

"Program beasiswa tersebut kerja sama Pemerintah Pusat dengan Turki. Keberhasilan ini tentunya menjadi kebanggaan semua,” ungkapnya.

Bupati Herliyan menambahkan, Pemkab Bengkalis terus berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan seperti melalui pemberian beasiswa penuh untuk siswa yang berprestasi maupun beasiswa untuk anak-anak Komunitas Adat Terpencil (KAT). Termasuk, menjadikan Bengkalis sebagai Kota Pendidikan.

Informasi Penerimaan CPNS Tak Jelas, Resahkan Warga Bengkalis

SRR - BENGKALIS
  •  Sejumlah warga mempertanyakan informasi penerimaan CPNS yang tidak jelas. Tak ada pihak yang memberikan ketegasan tentang benar tidaknya ada penerimaan
Riauterkini-BENGKALIS- Adanya informasi bakal ada penerimaan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bengkalis menjadi tanda tanya sejumlah warga di daerah ini. Namun sampai saat ini, belum ada kepastian dari instansi terkait terkait masalah ini.

“Katanya ada penerimaan CPNS ya tahun ini? Tapi kok belum ada pengumuman atau apapun seperti biasanya. Katanya online dicek di website juga tidak ada,” ungkap salah seorang warga Bengkalis Mukhtar (30) kepada wartawan, Senin (25/8/14).

“Informasi ada penerimaan PNS tapi kok seperti senyap-senyap saja ni bang?” tambah Seri (25), yang juga warga Bengkalis.

“Bagaimana tidak resah, ada informasi penerimaan tahun ini tapi kok tidak jelas seperti tahun-tahun sebelumnya,” cetus Rizal (33), warga Kecamatan Bantan.

Terkait beredarnya informasi tahun ini bakal ada penerimaan formasi CPNS, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bengkalis juga belum bisa memberikan kepastian.

Simpang siurnya informasi penerimaan CPNS Kabupaten Bengkalis tahun ini mendapat tanggapan dari Ketua Komisi IV DPRD Mira Roza. Informasi yang Ia peroleh, dari BKD Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemen PAN) sudah menyetujui kuota CPNS Bengkalis tahun ini hanya masih menunggu persetujuan.

"Hanya informasi itu yang didapatkan dari BKD, kondisi ini warga juga bertanya. Oleh karena itu BKD harus jemput bola kalau memang ada persoalan krusial dalam penerimaan CPNS. Jangan sampai tahun ini gagal lagi seperti tahun lalu. BKD juga harus transparan terkait rekruitmen CPNS ini. Tahapan apapun wajib diinformasikan ke masyakarakat,” ujarnya kepada wartawan, Ahad (24/8/14) kemarin.

Kepala BKD Kabupaten Bengkali Eri Nasrizal melalui Sekretaris BKD Dwi Kornialis saat dihubungi mengaku belum bisa berkomentar terkait adanya informasi penerimaan CPNS tahun ini tersebut.

Bupati Bengkalis Kukuhkan 75 Anggota Paskibra Kabupaten

SRR - BENGKALIS
Riauterkini-BENGKALIS- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh mengukuhkan 75 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Bengkalis untuk memperingati puncak Hari Kemerdekaan RI ke-69, Jumat (15/8/14) kemarin malam di Lapangan Tugu Bengkalis.

75 personel yang dikukuhkan tersebut merupakan hasil seleksi ketat dari Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Bengkalis baik putra dan putri.

Kesempatan ini, Bupati Bengkalis Herliyan Saleh selaku Inspektur Upacara mengatakan, melalui kekompokan tentunya diperoleh dari pelatihan. Pasukan Paskibra menghadapi tantangan yang berat, karena tetap berlatih selama puasa dan berlebaran Idul Fitri juga di karantina. Namun, bukan menjadi hambatan demi yang terbaik dalam melaksanakan tugas negara pada puncak Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2014 yang dijadwalkan Ahad besok.

“Pengukuhan ini memiliki makna yang cukup mendalam, dimana anggota Pasukan Pengibar Bendera, telah mengikuti pembinaan dan latihan dengan ikhlas, disiplin dan berani bertanggung jawab untuk mengemban tugas dan kepercayaan yang telah diberikan,” ujarnya.

Herliyan Saleh berharap, melalui pengukuhan ini mampu menanamkan jiwa patriotisme dan idealisme bagi seluruh peserta Paskibra. Karena salah satu generasi muda pewaris nilai-nilai luhur, cita-cita perjuangan bangsa dan pelaku pembangunan dimasa mendatang.

 “Adik-adik adalah putra-putri terbaik yang telah dipilih, dididik dan dilatih untuk mengemban tugas yang bersejarah ini. Oleh karena itu, laksanakan tugas yang penting ini dengan sebaik-baiknya. Saya juga berharap agar apa yang akan kalian laksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan ini dapat meningkatkan motivasi untuk berbuat yang lebih baik kepada bangsa dan negara, merintis karier menuju masa depan yang dicita-citakan,” pesannya.

75 Paskibra tersebut mewakili delapan kecamatan se-Kabupaten Bengkalis. Masing-masing, Kecamatan Bengkalis 22 orang, Bantan 3 orang, Mandau 20 orang, Pinggir 6 orang, Siakkecil 6 orang, Bukitbatu 8 orang, Rupat 6 orang dan Rupat Utara 4 orang.

Terbit di Luar Bengkalis, Warga Keluhkan Sulitnya Legalisir Akte Lahir

SRR - BENGKALIS
  • Warga Bengkalis mengeluhkan sulitnya melegalisir dokumen yang diterbitkan di luar Bengkalis. Mahal dan butuh waktu tidak sebentar. 
Riauterkini-BENGKALIS- Meskipun hanya sekedar melegalisir (pengesahan sesuai asli) dokumen Akte Lahir bukan menerbitkan, ternyata ditemukan sangat sulit. Hal itu keluhkan warga Bengkalis ketika akan melengkapi dokumen administrasi yang sedang diperlukan dan mengeluarkan biaya mahal.

Menurut warga, ribetnya urusan legalisir dokumen dari fotocopi Akta Lahir dari yang asli itu, disebabkan karena di wilayah berbeda antara penerbitan dan dilegalisir. Proses pengesahan fotocopian Akta Lahir dari yang asli hanya dapat dilakukan di wilayah Akta Lahir orang yang bersangkutan diterbitkan.

“Keponakan aaya sekarang tinggal di Bengkalis, kebetulan Akta Lahir-nya diterbitkan di Medan. Tetapi untuk melegalisir yang difotocopi sesuai aslinya tidak bisa di Bengkalis karena menurut petugas di Catatan Sipil harus juga dilegalisir di mana dokumen itu diterbitkan, kan sangat merepotkan harus balik ke Medan sana. Berapa lagi biayanya untuk ke sana,” ujar Irwan (53), salah seorang warga Desa Wonosari, Kecamatan Bengkalis, Kamis (28/8/14).

“Menurut aturan katanya begitu, kalau mau melegalisir Akta Lahir harus di mana tempat diterbitkan. Memang sangat merepotkan, kemarin anak saya akan masuk sekolah dan syaratnya harus ada legalisir Akta Lahir, kebetulan lahirnya di Jakarta dan aktanya juga diterbitkan di sana. Tetapi ketika akan melegalisir di Catatan Sipil Bengkalis ternyata ditolak dengan alasan tidak bisa, mau tidak mau ke Jakarta juga,” kata Nila, salah seorang warga Bengkalis Kota.

Sementara itu, menurut Suzi, salah seorang Petugas Catatan Sipil Dinas Kependukan Bengkalis, proses legalisir Akta Lahir seseorang sesuai aturan harus dilakukan di wilayah Akta Lahir tersebut diterbitkan. Oleh karena itu, seluruh usulan legalisir dari wilayah berbeda dari Kabupaten Bengkalis tidak bisa dilakukan.

“Sudah aturannya seperti itu. Kami siap melayani proses legalisir akan tetapi hanya Akta Lahir yang diterbitkan masih dalam wilayah Kabupaten Bengkalis. Apabila diterbitkan di luar wilayah Kabupaten Bengkalis, proses legalisir disarankan di mana Akta Lahir itu diterbitkan,” paparnya.

Proses legalisir Akta Lahir dari terbit di wilayah berbeda tidak dapat dilakukan di instansi pemerintah di wilayah pemegang Akta Lahir, apakah dokumen tersebut tidak berlaku secara nasional? Akta Lahir terbit di Papua kemudian pemegang Akta Lahir berdomisili di Bengkalis, apakah harus juga ke Papua hanya untuk melegalisir?

20 Kader PKK Rohul Ikuti Jambore Nasional di Jakarta

SRR - ROHUL
Riauterkini-JAKARTA- Sedikitnya 20 kader PKK kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dipercaya ikut untuk mewakili Provinsi Riau di Jambore Nasional PKK di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, selama dua hari.

Ketua Tim Penggerak PKK Rohul, Maghdalisni mengatakan kader PKK Kabupaten Rohul dalam ini mewakili Provinsi Riau dalam Lomba Mars HKG (Hari Kesatuan Gerak) PKK dan Lomba Yel Yel. Karena sebelumnya, kader PKK Rohul juara pertama di dua lomba saat Jambore Kader PKK tingkat Riau di Pekanbaru, pada 13-14 Agustus 2014 lalu.

"Jambore Nasional Kader PKK di Jakarta ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 27-28 Agustus," kata Maghdalisni, Kamis (28/8/14).

Istri orang satu di Kabupaten Rohul itu mengungkapkan Jambore Nasional Kader PKK di Jakarta diikuti oleh utusan PKK dari 33 Provinsi di Indonesia.

Dia mengakui tujuan dari kegiatan itu adalah untuk menciptakan kreasi dan meningkatkan pengetahuan kader PKK se-Indonesia.

"Kami cukup bangga mewakili Provinsi Riau untuk dua kategori lomba. Semoga kami bisa membawa nama Rohul sebagai kabupaten terbaik di Provinsi Riau di tahun 2016 mendatang," jelas Maghdalisni.

Jambore Nasional PKK di Jakarta telah dibuka oleh Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi bersama istrinya yang merupakan Ketua Umum TP PKK Indonesia Vita Gamawan Fauzi dengan ditandai pelepasan burung merpati.

Sebelumnya, rombongan TP PKK Rohul sekitar 20 orang berangkat dari Pasirpangaraian ke Jakarta didampingi oleh Maghdalisni, Wakil Ketua TP PKK Hj. Rahayuwati dan Pengurus PKK Radias Damri.

Pemkab Rohul Bentuk TJSP untuk Awasi Program CSR Perusahaan

SRR - ROHUL
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) baru saja membentuk Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), Kamis (28/8/14). Forum ini akan mengawasi seluruh program Corporate Sosial Responsiblity (CSR) di perusahaan tersebar di 16 kecamatan.

Forum TJSP dibentuk di Hotel Sapadia Pasirpangaraian berdasarkan Keputusan Bupati Rohul Nomor KPTs.050/BAPPEDA/ 2014, tentang Penetapan Forum TJSP. Hal itu juga sesuai Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 6 Tahun 2012, tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ditandatangani oleh mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal.

Pembentukan Forum TJSP dihadiri Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM, Kepala Bappeda Rohul Hen Irpan, perwakilan beberapa perusahaan dan pelaku dunia usaha.

Pada sambutannya, Wabup Hafith mengatakan Anggota Forum TJSP tidak perlu banyak, namun mereka mau bekerja dan berbakti untuk masyarakat.

Forum TJSP akan melakukan pendataan seluruh program CSR perusahaan. Seluruh perusahaan diminta Wabup ikut berpartisipasi untuk melaporkan seluruh program CSR nya kepada forum yang baru dibentuk tersebut.

Menurut Wabup Rohul, jika perusahaan berdampingan, mereka tidak perlu memagar areal dengan tembok beton yang tinggi, namun masyarakat sekitar yang akan menjadi pagarnya.

Diakuinya, saat ini, perusahaan baru menyalurkan program CSR 1 hingga 5 persen per tahun kepada masyarakat lingkungan. Padahal, keuntungan perusahaan lebih besar lagi.

Dia mengharapkan perusahaan berpartisipasi dalam pembangunan dan sumber daya manusia di lingkungan sekitarnya, bukan sebaliknya yang justru masyarakat hanya bisa mencium bau limbah atau bau ikan busuk yang mati di sungai atau menjadi penoton saat perusahaan mengambil hasil bumi dari desa mereka.

Wabup mengaku mengetahui persis kondisi dan geografis Kabupaten Rohul. Menurutnya, baru PT. Sawit Asahan Indah yang rutin membangun beberapa kebutuhan masyarakat seperti pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan fasilitas di desa sekitarnya.

Diakuinya, selama ini, perusahaan di Rohul hanya sekedar melaporkan produksi Crude Palm Oil (CPO), sedangkan hasil cangkang, tandas kosong serta potensi lain, sama sekali tidak pernah dilaporkan.

"Jika sekitar 25 tahun perusahaan beroperasi, seharusnya minimal bisa membangun lima rumah layak huni setiap tahun untuk masyarakat miskin," jelas Wabup Hafith kepada perwakilan perusahaan.

Selain program rumah layak huni, bagi perusahaan yang akan membuat program pengadaan sapi, bisa menggandeng Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Rohul. Menurut dia, dinas akan lebih mengetahui masyarakat yang benar-benar membutuhkan sapi.

Wabup Hafith mengungkapkan, saat tidak terjadi keributan, perusahaan seperti acuh tak acuh kepada masyarakat dan pemerintah. Namun sebaliknya, saat masyarakat ribut, semua direksi datang menghadap pihak pemerintah daerah.

Soal kerusakan jalan di desa, ujar Wabup, seharusnya ada peran perusahaan untuk membangun jalan desa minimal 1 kilometer per tahun. Sehingga target pembangunan daerah berjalan maksimal.

Untuk jalan tersebut, seluruh Camat akan diminta untuk menginventarisir jalan rusak sekitar perusahaan, termasuk pencapaian dana CSR. Sehingga seluruh program perusahaan terasa dampaknya oleh masyarakat.

Untuk Hak Guna Usaha (HGU), perusahaan juga dilarang memperpajang, terkecuali ada kesepakatan baru. Pasalnya, tidak sedikit HGU yang diperpanjang menyebabkan tanah yang awalnya subur menjadi gersang. Bukan itu saja, sungai di sekitar juga mengalami kekeringan.

Kerjasama UR dan Disdukcapil Rohul Lahirkan Akte Gratis untuk 20 Anak di Ujungbatu

SRR - ROHUL
Riauterkini-UJUNGBATU- Sekitar 20 anak di Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Ujungbatu menerima akta kelahiran gratis. Pemberian akta gratis merupakan kerjasama antara mahasiswa Kukerta (Kuliah Kerja Nyata) dari Universitas Riau (UR) dengan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Proses pengurusan akta kelahiran secara kolektif dilaksanakan antara mahasiswa UR dengan Disdukcapil Rohul di ruang Pertemuan PKK Kantor Kelurahan Ujungbatu, Rabu (27/8/14).

Kegiatan turut dihadiri Lurah Ujungbatu Afrizon S.Sos, Kepala Disdukcapil Rohul Drs. Yusmar Yusuf M.Si diwakili Kabid Pencatatan Sipil Devi Hilwida SH, Kordinator Desa/Kelurahan, mahasiswa Kukerta UR Rizky Rinaldi.

Lurah Ujungbatu Afrizon berterima kasih adanya program dari mahasiswa Kukerta UR karena memfasilitasi warga melalui kerjasama dengan Disdukcapil Rohul, melalui kemudahan pengurusan akta kelahiran secara kolektif, sehingga warga bisa mendapatkan akta kelahiran untuk anaknya secara gratis.

Kabid Pencatatan Sipil, Devi Hilwida, menjelaskan dari 30 anak yang didaftarnya, sekitar 25 anak sudah memenuhi persyaratan lengkap. Sementara, empat anak masih kurang persyaratan seperti belum terdaftar dalam Kartu Keluarga. Dan satu anak non muslim terkendala surat perkawinan orangtuanya dikeluarkan pengurus gereja.

"Kami berharap, dengan adanya kemudahan agar kalangan orang tua segera mengurus akta kelahiran anaknya. Karena akta itu sangat penting saat ini," imbau Devi.

Lurah Ujungbatu Afrizon berterima kasih adanya program dari mahasiswa Kukerta UR karena memfasilitasi warga melalui kerjasama dengan Disdukcapil Rohul, melalui kemudahan pengurusan akta kelahiran secara kolektif, sehingga warga bisa mendapatkan akta kelahiran untuk anaknya secara gratis.

Kabid Pencatatan Sipil, Devi Hilwida, menjelaskan dari 30 anak yang didaftarnya, sekitar 25 anak sudah memenuhi persyaratan lengkap. Sementara, empat anak masih kurang persyaratan seperti belum terdaftar dalam Kartu Keluarga. Dan satu anak non muslim terkendala surat perkawinan orangtuanya dikeluarkan pengurus gereja.

"Kami berharap, dengan adanya kemudahan agar kalangan orang tua segera mengurus akta kelahiran anaknya. Karena akta itu sangat penting saat ini," imbau Devi.
 

325 Pegawai Eselon 4 Pemkab Rohul Ikuti Bimtek Anjab dan ABK

SRR - ROHUL
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekitar 325 Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon 4 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti Bimbingan Teknis Analisa Jabatan (Bimtek Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) selama tiga hari dimulai Senin (25/8/14).

Bimtek Anjab dan ABK baru berakhir Rabu (27/8/14) lusa di Hotel Sapadia Pasirpangaraian sudah dibuka oleh Sekdakab Rohul Ir. Damri Harun, dihadiri Staf Ahli Bupati, Asisten, sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, Kasubbag Peliputan Humas Setdakab Sumardi SS,MSi, pegawai eselon 4 dan undangan lain.

Pada sambutannya, Sekdakab Damri mengatakan Bimtek Anjab dan ABK hanya diikuti oleh pegawai eselon 4 di lingkungan Pemkab Rohul. Mereka merupakan motor penggerak sebuah organisasi atau satuan kerja.

Dikarenakan Pemkab Rohul berencana membuka formasi CPNS pada 2015 mendatang. Untuk mengetahui berapa formasi CPNS yang dibutuhkan, maka dilaksanakan Bimtek Anjab dan ABK. Bimtek ini merupakan syarat untuk mengajukan formasi CPNS kepada Kemenpan dan Reformasi Birokrasi.

Hasil Anjab dan ABK, ujar Sekdakab, nantinya akan menentukan berapa jumlah formasi CPNS yang akan diusulkan oleh Pemkab Rohul ke Kemenpan RB. Selain memenuhi kekurangan tenaga PNS di Pemkab Rohul nantinya juga akan mengusulkan tenaga tekhnis di Bidang Hukum dan Akutansi untuk dijadikan sebagai tenaga pendamping dana Rp1 miliar per desa dari pemerintah pusat yang akan bergulir.

Menurut Sekdakab Rohul, Bimtek Anjab dan ABK dilaksanakan, karena sesuai harapan Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si, direncanakan pada 2015 mendatang, Pemkab Rohul akan membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS.

"Salah satu syaratnya yang harus dilakukan oleh pemerintah yakni Analisa Jabatan. Maka dari itu hari ini dilaksanakan Bimbingan Teknis," kata Sekdakab Damri.

Kepada 325 pegawai eselon 4 yang menjadi peserta Bimtek Anjab dan ABK, Sekdakab Damri mengharapkan mereka serius mengikuti bimbingan tersebut sehingga mengerti apa yang meski dilakukan kedepan dalam menganilis jabatan yang dibutuhkan.

Pada Bimtek tersebut, Pemkab Rohul mendatangkan pembicara sekaligus narasumber Slamet SE.MM.PHD, merupakan Kepala Biro Kepegawaian Universitas Maulana Malik Ibrahim, Malang, Jawa Timur.

Sebelumnya, Pemkab Rohul sempat dua tahun gagal menggelar Anjab dan ABK. Hal itu disebabkan waktu yang mendesak. Dari Bimtek Anjab dan ABK itu, diharapkan Pemkab Rohul bisa kembali membuka formasi CPNS setelah sejak 2009 silam tidak pernah dilakukan.

Pelaku Seni Binaan Disbudpar Rohul Pukau Penonton di TMII Jakarta

SRR - ROHUL
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN - Penampilan Sanggar Anggun Suri binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rokan Hulu (Rohul) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta berhasil memukau penonton, Ahad (24/8/14).

Penampilan tarian Monimang Anak, lagu Kokek, lagu Tuanku Tambusai serta tarian dan lagu lain berhasil memukau penonton saat tampil mengisi Pekan Agustus di Anjungan Riau TMII, Jakarta.

Sanggar Anggun Suri merupakan para pelaku seni binaan Disbudpar Rohul. Mereka sebagai duta Provinsi Riau untuk mengisi Pekan Agustus di TMII. Rombongan itu sudah bertolak ke Jakarta pada Jumat (22/8/14) lalu.

Pekan Agustus di TMII turut dihadiri Kepala Penghubung UPTD Anjungan Riau Helmiaty Basri, Kepala Pusat Institut Pelatihan Protokol, Humas dan MC Indonesia Abdul Kohir, Kepala Disbudpar Rohul Dra. Yurikawati dan warga Rohul yang tinggal di Jakarta.

Kepala Disbudpar Rohul Yurikawati, sangat bersyukur karena penampilan Sanggar Anggun Suri di TMII mendapat respon baik. Menurut dia, tidak sedikit warga Rohul di tinggal di Jakarta ikut menonton.

"Ini menjadi motivasi kami sebagai duta Provinsi Riau untuk mensukseskan Pekan Agustus tahun ini," kata Yurika, Ahad petang.

Selain tampilkan tarian kreasi dan lagu daerah, Disbudpar Rohul turut membawa MC senior Pemkab Rohul, Parlaungan Siregar, agar suasana pagelaran lebih meriah lagi.

Kegiatan sehari penuh itu menampilkan sebanyak 20 pelaku seni mendapat sambutan baik penonton di TMII, Jakarta. Yurika berharap, penampilan kesenian dari Rohul ikut mempromosikan kebudayaan dan wisata di Kabupaten Rohul kepada masyarakat di Ibukota.

"Selain itu kami juga memberikan cinderamata berupa tas berisikan makanan dan buku-buku khas Rohul. Diharapkan ini menjadi motivasi kami kedepan dalam membawa nama Rokan Hulu agar dikenal masyarakat Indonesia," ujar dia.

Yurika berterima kasih kepada 20 pelaku seni dan tari binaan dinasnya, karena sudah sukses membawa harum nama Kabupaten Rohul. Meski hanya tampil sehari sebagai duta Bumi Lancang Kuning, namun dari kegiatan membuka peluang promosi daerah, kesenian, budaya dan potensi daerah.

Dia menambahkan, tarian dan lagu dibawakan oleh Sanggar Anggun Suri binaan Disbudpar Rohul merupakan adobsi dari tradisi masyarakat Negeri Seribu Suluk sehari-hari. Tradisi itu dituangkan dalam bentuk seni tari dan lagu, sebagai salah satu aset daerah.

Pengelolaan Dinilai Berhasil, Pemkab Lingga Stuban ke UED-SP dan Bumdes di Rohul

SRR - ROHUL
 Riauterkini-PASIRPANGARAIAN-Pemerintah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tertarik dengan keberhasilan pengelolaan Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Pada Kamis (21/8/14) kemarin, Pemkab Lingga melaksanakan study banding (stuban) ke Rohul. Mereka melihat langsung sistem, mekanisme dan kebijakan Pemkab Rohul terhadap UED-SP dan Bumdes karena dinilai berhasil, serta pernah mendapatkan penghargaan tingkat nasional.

Rombongan Pemkab Lingga sekitar 10 orang dipimpin Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Lingga Said Rudi Fallo, didampingi Kabid PEM BPMPD Dedi Suhendra, Kasubbid Ekonomi Masyarakat Asrul Fanturi, dan Camat Singkep Barat Siswadi.

Rombongan juga membawa serta Kades Sei Raya Nasaruddin, Kepala BPD Sei Raya M Ponharsa, Kades Lanjut Abu Samah, Kades Benau Musin T, Kades Pecakak Suwandi.

Kehadiran rombongan dari Pemkab Lingga disambut di aula Sekretariat Bumdes Rohul oleh Kabid UED BPMPD Rohul Sri Suwarno mewakili Kepala BPMDP Rohul Drs. Budhia Kasino, didampingi Koordinator Kabupaten (Korkab) Bumdes Rohul Syamzaimar SP,MSi, serta tiga Asisten Korkab Bumdes Rohul yakni Jufrizal, Suherman dan Hamzah.

Pada sambutannya, Kepala BPMPD Kabupaten Lingga, Said Rudi Fallo, mengakui kunjungan mereka ke Kabupaten Rohul untuk mencari pengalaman soal pelaksanaan dan kebijakan pemerintah daerah dalam pengelolaan UED-SP dan Bumdes hingga dinilai terbaik oleh pemerintah pusat.

Said Rudi mengaku, sebagai daerah baru, Kabupaten Lingga memliki potensi desa yang besar dalam memberdayakan masyarakat, terutama program ekonomi kerakyatan. Namun, program usaha desa belum dilaksanakan di daerahnya.

Sejauh ini, Pemkab Lingga, baru sebatas menerapkan program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), sebagai penerima bantuan dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dari pemerintah pusat.

Kata Said Rudi, sebagian desa di Kabupaten Lingga hanya mendapatkan dana CSR dari perusahaan antara Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar per tahun. Namun demikian, dana tersebut lebih besar dipakai untuk pembangunan fisik desa. Sementara, untuk sektor ekonomi kerakyatan belum dilaksanakan sama sekali.

"Tujuan kami ke Rokan Hulu mau belajar dari nol. Karena di daerah kami belum ada program UED-SP dan Bumdes," jelas Said Rudi.

Menurutnya, sistem pengelolaan UED-SP dan Bumdes di Rohul telah menjadi barometer di pulau Sumatera, seperti dikatakan oleh Kementrian Dalam Negeri baru-baru ini. Belum lagi, usaha desa itu kini hampir berdiri di seluruh desa.

Dia mengharapkan, dari Stuban itu, mereka bisa sharing informasi tentang program UED-SP dan Bumdes. Hasil Stuban, kata dia, akan diterapkan di daerahnya secara bertahap.

Sementara itu, Korkab Bumdes Rohul, Syamzaimar berterima kasih kepada rombongan dari Pemkab Lingga karena sudah mempercayakan Kabupaten Rohul sebagai daerah tujuan studi.

Diakuinya, keberhasilan UED-SP dan Bumdes di Kabupaten Rohul tidak terlepas dari peran dan komitmen pemerintah daerah dalam menggalakkan program ekonomi kerakyatan. Selain didukung dana APBD Rohul, dua usaha desa itu juga didukung oleh dana APBD Riau.

Seusai pertemuan di aula Kantor Bumdes Rohul di Pasirpangaraian, selanjutnya rombongan dari Pemkab Lingga diajak keliling ke UED-SP dan Bumdes yang sudah berhasil. Mereka melihat langsung sistem pengelolaan Bumdes Marga Mulya, Kecamatan Rambahsamo

249 JCH Rohul Ikuti Manasik Haji Tingkat Kabupaten

SRR - ROHUL
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sebanyak 249 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti Manasik Haji tingkat kabupaten. Kegiatan terakhir selama tiga hari itu dipusatkan di Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpangaraian, Jumat (22/8/14).

Pada hari pertama Manasik Haji, 110 JCH pria dan 139 JCH wanita mendapatkan teori dan penyuluhan tata cara pelaksanaan ibadah haji. Pada hari kedua, mereka praktek langsung rukun haji. Dan hari ketiga, mereka melakukan penyempurnaan sebagai persiapan pelaksanaan ibadah di tanah suci.

Saat membuka Manasik Haji, Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si berpesan agar JCH tidak terbebani dengan buku manasik haji, namun lebih konsentrasi untuk melaksanakan ibadah sebaik mungkin.

"Usahakan, agar tidak gara-gara ibadah sunat, kita meninggalkan ibadah wajib disana," kata Bupati.

JCH Rohul juga diminta menjaga kesehatan dan mengatur pola makan, sebab 80 persen ibadah haji termasuk pekerjaan fisik yang membutuhkan fisik kuat. "Aturlah pola makan dengan baik, konsumsi makan yang sehat, istirahat cukup, serta jaga pikiran selama menjalankan ibadah haji," imbau dia.

Sebagai duta dan mewakili daerah, 249 JCH Rohul diharapkan menjaga nama baik Negeri Seribu Suluk selama pelaksanaan haji di tanah suci, apalagi mereka sebagai tamu Allah dan orang-orang pilihan.

"Jaga kekompakan sesama jamaah. Jangan gara-gara persoalan sedikit di antara jemaah, mereka tidak saling tegur sapa," minta Bupati dan mengharapkan 249 JCH mendoakan masyarakat dan daerah agar lebih baik kedepan.

Sementara itu, Kakan Kemenag Rohul Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan MA mengatakan secara prinsip, persiapan proses keberangkatan JCH Rohul sudah 100 persen. Supardi menjelaskan Manasik Haji dilaksanakan selama tiga hari.

"Hari pertama jemaah diberi teori penuh, hari kedua praktek langsung dan ketiga tahap penyempurnaan pelaksanaan," jelas Supardi.

Pada hari pertama Manasik Haji tingkat kabupaten dihadiri 249 JCH Rohul. Kegiatan juga dihadiri mantan Ketua Umum IPHI Provinsi Riau juga sebagai dewan penasehat Himpunan Keluarga Rohul (HKR), Azwar Aziz.

Warga Lubuk Bendahara Diajak Daftar Program BPJS Kesehatan

SRR - ROHUL
Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Kepala Desa Lubuk Bendahara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Yusro Fadly, mengajak warganya segera mendaftarkan diri sebagai anggota Program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Program tersebut dinilai penting, terutama saat warga membutuhkan biaya perawatan terjangkau.

Ajakan disampaikan Yusro Fadly saat Acara 'Bincang di Lubuk' di GOR Pasar Desa Lubuk Bendahara. Acara itu merupakan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan diprakarsai oleh Pemdes Lubuk Bendahara, didukung pihak BPJS Kesehatan, rumah sakit Awal Bross Ujungbatu serta Bank Rakyat Indonesia Cabang Ujungbatu.

"Dari acara ini, seluruh pertanyaan dan keraguan masyarakat sudah terjawab. Betapa pentingnya program BPJS Kesehatan ini," kata Yusro Fadly kepada wartawan di sela-sela acara, Ahad (24/8/14).

Fadly mengatakan acara tersebut diikuti ratusan warga Lubuk Bendahara. Dia mengharapkan, dari acara itu, warganya mulai mendaftarkan diri sebagai anggota BPJS Kesehatan, karena program itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

Dalam acara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Rohul, Yusrianto, memaparkan akan pentingnya program kesehatan serta keuntungan dari program BPJS Kesehatan. Menurut dia, sudah banyak warga Rohul merasakan akan pentingnya program tersebut.

Sedangkan perwakilan RS Awal Bross Ujungbatu diwakili Manager Marketing, Aditya Denin, banyak memaparkan kerjasama dengan BPJS Kesehatan, seperti fasilitas, pembiayaan serta kemudahan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit kepada pemilik kartu BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan sama, perwakilan dari BRI Cabang Ujungbatu, Elit Riki mengatakan sebagai salah satu bank yang ditunjuk pemerintah, pihaknya akan memberikan kemudahan pelayanan kepada warga, terutama dalam penyetoran biaya program BPJS Kesehatan

Kurang dari 1,5 tahun website Disdukcapil, tembus 100.000 pengunjung

SRR - ROHUL
  • Salah satu media informasi yang digunakan oleh Disdukcapil dalam rangka mensosialisasikan dan memberikan informasi kepada masyarakat kapan dan dimana saja adalah melalui media maya berupa website.
www.disdukcapil.rokanhulukab.go.id yang diluncurkan atau diaktifkan sejak 18 April 2013 yang lalu. Setelah berlangsung 16 bulan atau kurang dari 1,5 tahun, website tersebut menembus angka 100.000 pengunjung, tepatnya 100.515 pengunjung atau hampir samaa dengan 20% jumlah Penduduk Rokan Hulu.

Hal tersebut menunjukan animo masyarakat untuk mengetahu tentang informasi Administrasi kependudukan yang meliputi KK, KTP, AKTA dan PINDAH DATANG cukup tinggi, karena jika dihitung secara matematis, pengunjung website ini sekaligus menggambarkan keingin tahuan masyarakat tentang informasi administrasi kependudukan Kabupaten Rokan Hulu berjumlah rata-rata 6.251 pengunjung perbulan, atau rata-rata 208 pengunjung perhari, atau rata-rata 8-9 orang per jamnya. dengan kata lain dalam waktu 10 menit ada 1 orang yang melihat informasi melalui website ini.

Berdasarkan hal tersebut berarti menggambarkan bahwa media, khususnya media maya merupakan salah satu media yang dapat digunakan dalam rangka mensosialisasikan suatu program kepada masyarakat. Hal ini cukup beralasan karena media ini dapat dilihat dimana saja dan kapan saja serta dalam kondisi bagaimana saja, apakah dalam kondisi santai, berbaring, di rumah, di kantor atau dalam perjalanan. Apalagi dewasa ini masyarakat telah menggunakan alat komunikasi yang mempermudah untuk mengakses website untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.

Berdasarkan data tersebut kita akan tetap memperbaharui dan mengapdet data dan perkembangan terahir tentang informasi kependudukan dan perubahan peraturan dan aturan yang ada, sehingga dketahui oleh masysrakat luas secara cepat dan dapat tersimpan dengan baik. Selain itu, agar tidak membosankan, akan kita perbaharui penampilan dan tata letak serta susunan yang ada, sehingga selalu mengadakan perubahan dan perbaikan serta peningkatan. Lebih dari itu kita akan membuat kolom tersendiri masyarakat bertanya disdukcapil menjawab tentang seputar administrasi kependudukan. Sehingga diharapkan disamping dapat membantu kelancaran disdukcapil juga dapat membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan dan kendala yang ditemui serta mendapatkan solusi penyelesaian dari nara sumber yang dipercaya dan langsung.

Namun kita berharap, apabila kolom Tanya jawab disediakan, hendaknya digunakan dengan sebaik-baiknya, dan tidak menjadi ajang kritikan yang tidak membangun serta berisi caci maki dan kalimat yang tidak menguntungkan kita bersama, tetapi justru membuat kita lebih maju dalam rangka membangun Kabupaten Rokan Hulu menuju terbaik 2016.

HUT RI ke-69 di Rohul, Berlangsung Lancar dan Khidmat

SRR - ROHUL
Upacara Peringatan HUT RI dihadiri Wakil Bupati Rohul Ir. H. Hafith Syukri MM, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Rohul, kalangan Kepala Satuan Kerj

Pada sambutannya, Bupati Rohul Drs. H. Achmad, M.Si mengatakan dengan nilai-nilai semangat, kejujuran, keikhlasan dan kebersamaan akan lebih bangkit rasa kebangsaan dan nasionalisme para pejuang dalam mencapai kemerdekaan RI. Yang Merupakan modal untuk melanjutkan pembangunan terutama pembangunan daerah dan masyarakat Rohul.

Bupati menambahkan, nilai-nilai perjuangan memang sudah terlihat saat ini, namun perlu dikoreksi, intropeksi dan ditingkatkan. "Apa yang sudah dicapai ada yang berhasil dan itu jangan membuat kita puas, namun menjadi daya dorong untuk mencapainya yang lebih baik," Kata Bupati.

"Terpenting lagi, peningkatan pendapatan juga perlu ditingkatkan. Ini sebagai indikator meningkatnya suatu bangsa dalam mencapai sasaran yang bisa dicapai, dalam mewujudkan bangsa sejahtera dan makmur," jelasnya.

Dia memberikan aplaus dan apresiasi kepada para veteran di Rohul yang hadir dan mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-69. Diakuinya, setiap tahun Pemkab Rohul tetap memberikan perhatian dan penghargaan bagi veteran. Namun, lambat laun, jumlah veteran di Rohul semakin berkurang. Sehingga, kehadiran mereka harus menjadi motivasi bagi para generasi muda.

"Semangat mereka tetap ada walau mereka sekarang sudah pakai tongkat dan sudah tua. Meski ada yang pakai kursi roda, mereka tetap hadir di tengah-tengah kita dalam peringatan kemerdekaan setiap tahunnya. Itu yang harus ditauladani bersama-sama, semangat dan rasa nasionalisme mereka tetap ada dan utuh hingga kini," sampai Achmad.

Untuk sektor pendidikan, tambah Bupati Achmad, kedepan akan dilaksanakan secara formal melalui pendidikan. Pendidikan saat ini adalah pembentukan karakter yang mandiri pecaya diri. Namun, harus diteruskan pada kegiatan formal dan aktivitas yang akan ditularkan secara estafet di masa kepemimpinan yang akan datang.

Rohul Gelar Upacara Peringatan HUT Riau Ke 57

SRR - ROHUL

Dalam amanatnya, saat menjadi inspektur upacara peringatan hari jadi Provinsi Riau ke 57, di Halaman Kantor Bupati Rohul, Senin (11/82014), katanya sebagai anak Melayu serta mempertahankan budaya Melayu di Provinsi Riau khususnya di Rohul agar tidak terbawa arus globalisasi, dihimbau dan diajak seluruh anak negeri ini harus mempertahankan keberadaan budaya Melayu,  apalagi melalui momentum HUT 57 Provinsi Riau agar bisa mempertahankannya bersama-sama.

Kegiatan tersebut digelar secara sederhana, dihadiri Sekda Rohul Damri, Kajari Pasir Pangaraian, Syafiruddin, Ketua LAMR Rohul, Tengku Rafli Armien, Wakapolres Kompol Indra, Ketua Pengadilan Agama, Ketua MUI Rohul, serta para staf ahli, asisten, kepala dinas, badan dan kantor, termasuk TNI, Polri dan lainnya.

Di hadapan peserta upaca dipimpin komandan upacara Camat Rambah Samo, Arie Gunadi, Wabup juga menyinggung, masih banyaknya pegawai di jajaran Pemkab Rohul berpakaian melayu hanya pakaiannya saja, tanpa gunakan kelengkapan kain sonket dan peci.

Wabup dalam arahannya usai membacakan amanat tertulis Gubernur Riau, Anas Ma'mun berharap, melalui momentum HUT Privinsi Riau, kedepannya kabupaten Rohul bisa mendapatkan lebih banyak jatah kue dari Provinsi, untuk pembangunan Rohul ke arah lebih baik lagi.

Diusia ke 57, berharap Provinsi Riau lebih maju dan dapat mensejahterakan rakyatnya, selain itu, juga berharap bisa sinergrikan dalam pembangunan, dan melalui Rencana Pembangunan Jangka Pajang Menengah Derah (RPJMD) nantinya Kabupaten Rohul bisa sinergi dengan Provinsi Riau. Sehingga bisa mendapatkan bagian dana untuk pembangunan yang dibagi secara merata, baik jalan dan pembangunan lainnya didanai Provinsi, dibawah kepimpinanan Anas Maamun.