Kamis, 28 Agustus 2014

Dua Jam Diguyur Hujan, Stadion Bagan Siapi Tergenang

SRR - ROHIL
Masyarakat kota Bagan Siapi Api saat ini merasa malu dengan keadaan lapangan stadion yang ada di kotanya

Bagan Siapi Api -  Stadion olah raga bola kaki Kabupaten rokan Hilir yang terletak di jalan Sumatera Laut kota Bagan Siapi Api Provinsi Riau, ternyata tidak layak untuk di pergunakan sebagai tempat pertandingan olah raga bola kaki. Hal itu terlihat dari keberadaan stadion nya, yang sudah banyak mengalami kerusakan dan tergenang air jika hujan turun.

Hujan deras mengguyur kota Bagan Siapi Api Kamis malam (21/8) selama dua jam, mengakibatkan lapangan stadion olah raga bola kaki terendan setinggi 30 Cm. Pantauan penulis di lokasi stadion terlihat air hujan yang menggenangi lapangan olah raga bola kaki ini tidak saja terjadi di dalam stadion, tapi juga melainkan air menggenangi halaman depan stadion.

Menurut keterangan salah seorang Pengurus Harian KONI Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau yang minta namanya untuk tidak di publikasikan mengatakan“ Lapangan olah raga bola kaki kota Bagan Siapi Api ini memang sudah tidak layak untuk di jadikan sebagai tempat pertandingan olah raga sepak bola, baik antar kecamatan maupun antar kota dan Kabupaten di Provinsi Riau “ Ujarnya.

“Jika melihat kondisi stadion kota Bagan Siapi Api ini, sudah sangat memprihatinkan. Bangunan nya sudah banyak yang rusak, terutama rumput yang tumbuh di lapangan sudah tidak teratur dan perlu penghijauan. Jika musim hujan, lapangan di stadion olah raga bola kaki ini  tergenang air sampai menggenangi rumput di lapangan, belum lagi airnya merambah kehalaman depan stadion. Pihak KONI sudah beberapa kali mengajukan agar lapangan tersebut di renovasi, agar menjadi lapangan bola kaki yang layak untuk tempat bertanding, tapi sampai saat ini usulan KONI kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir tidak di gubris sama sekali “ tambahnya.

Jika di katakana bahwa pihak Pemkab Rokan Hilir tidak mengetahui kerusakan stadion, itu tidak mungkin, karena dalam satu tahun setidaknya 2 atau 3 kali di lakukan turnamen di lapangan stadion kota Bagan Siapi Api yang di buka oleh Bupati maupun Wakil nya. Jadi tidak mungkin Bupati maupun Wakil Bupati tidak mengetahui keruskan lapangan stadion kota Bagan Siapi Api itu” ujar para pecinta sepak bola di Bagan Siapi Api.

Masyarakat kota Bagan Siapi Api saat ini merasa malu dengan keadaan lapangan stadion yang ada di kotanya yang sudah lama dalam kondisi yang prihatinkan. Namun pihak Pemkab Rokan Hilir sepertinya menutup mata terhadap kerusakan stadion olah raga bola kaki di kota Bagan Siapi Api.

Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kabupaten Rokan Hilir setiap tahun anggaran cukup besar, tapi untuk memperbaiki kerusakan stadion sepak bola yang sudah cukup parah, nampaknya pihak Pemkab Rokan Hilir tidak mampu. Atau memang Pemkab Rokan Hilir tidak mau tahu dengan keadaan stadion oleh raga bola kaki yang dalam keadaan rusak.

Masyarakat kota Bagan Siapi Api berharap pihak Pemkab Rokan Hilir untuk melakukan renovasi terhadap stadion itu, sebagai mana layaknya sebuah stadion yang ada di daerah kota dan kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar