Jumat, 08 Agustus 2014

Pusat Jajanan dan Cenderamata Khas Bengkalis Banyak Tutup

SRR - BENGKALIS
  • Sebanyak 18 kios Pusat Jajanan dan Cenderamata khas Bengkalis yang baru saja diresmikan Bupati, ternyata masih banyak yang tutup. Keberadaannya belum ssuai dengan harapan.
Riauterkini-BENGKALIS- Sebanyak 18 kios Pusat Jajanan dan Cenderamata Khas Kabupaten Bengkalis diresmikan Bupati Bengkalis Herliyan Saleh, Senin (19/5/14) lalu ternyata lebih banyak tutup. Keberadaan Pusat jajanan di Kompleks Sungai Bengkel Jalan Sudirman-Bengkalis yang diharapkan mampu mengangkat potensi daerah itu, belum sesuai dengan yang diharapkan.

Seperti pantauan Rabu (6/8/14), dari belasan kios yang ada, hanya terlihat satu kios yang masih aktif, yakni kios Dewan Kerajinan Khas Daerah (Dekranasda) sedangkan sisanya tutup. Ironisnya, pada awal peresmian lalu, seluruh kios terisi dan menjajakan aneka ragam yang dijual untuk dijadikan ole-ole (buah tangan) untuk pendatang ataupun kebutuhan masyarakat tempatan.

Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan (DPK) Kabupaten Bengkalis Indra Gunawan menyebutkan, pihaknya sudah secara maksimal menyiapkan fasilitas pusat jajanan ini. Mulai dari tempat, listrik ataupun tenaga pengamanan. Akan tetapi, kios-kios akan diisi aneka jenis barang, pihaknya telah menyerahkan dan berkoordinasi sepenuhnya kepada instansi-instansi terkait.

“Upaya Kami telah menyiapkan secara maksimal fasilitas-fasilitas yang diperlukan. Listrik, lokasi sampai kepada tenaga pengamanan. Terkait saat ini menjadi kosong atau tutup, sebelumnya 18 kios itu sudah Kami koordinasikan kepada instansi-instansi terkait seperti akan diisi dengan berbagai anek produk hasil kerajinan tangan ataupun hasil usaha industri kecil,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (6/8/14).

Indra juga sangat berharap, dengan adanya pusat jajanan masyarakat semakin mudah memperoleh oleh-oleh dan makanan khas daerah Kabupaten Bengkalis, seperti pada saat Lebaran Idul Fitri untuk buah tangan ketika pulang kampung.

"Sangat diharapkan, dengan fasilitas pusat jajanan yang disediakan tersebut, menjadi magnet baru bagi perekonomian Bengkalis dan mengangkat potensi yang ada," katanya lagi.

Sebelumnya, Bupati Herliyan Saleh juga mengingatkan bahwa keberadaan pusat jajanan khas Kabupaten Bengkalis ini, tidak hanya tanggungjawab Dinas Pasar dan Kebersihan, pedagang dan pelaku usaha. Namun butuh keterlibatan semua pihak, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM, Dinas Pariwisata, Kadin, Dekranasda, Tim PKK, serta instansi dan lembaga lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar