Senin, 07 April 2014

Bupati Bengkalis Serahkan Ambulance dan Kartu Jamkesmasda untuk Warga Rupat

BENGKALIS - SRR


   BENGKALIS - Bupati Bengkalis Herliyan Saleh secara simbolis menyerahkan dua unit bantuan ambulance untuk Desa Tanjungpunak dan Titiakar, Kecamatan Rupatutara, Ahad (6/4/14) kemarin. Kegiatan di pusatkan di Desa Tanjungpunak ini, Bupati Herliyan secara simbolis juga menyerahkan Kartu Jamkesmasda kepada masyarakat setempat. Penyerahan secara simbolis tersebut tampak hadir Sekretaris Daerah Burhanuddin, Ketua TP PKK Bengkalis Romini Herliyan serta sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis. "Momentum ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bengkalis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Insya-allah, hingga akhir 2015 mendatang seluruh desa yang ada di Kabupaten Bengkalis telah memiliki ambulance," ungkap Herliyan ketika menyampaikan sambutan seperti dikutip dari release Humas Setdakab Bengkalis. Kesempatan ini Herliyan mengingatkan kepala desa agar memelihara kendaraan operasional bantuan Pemkab Bengkalis itu dengan sebaik-baiknya. Seluruh biaya yang dikeluarkan untuk operasional ambulance ini bisa diambil dari anggaran Alokasi Dana Desa (ADD).

   "Terkait pelaksanaan program Jamkesmasda secara keseluruhan berjalan dengan baik, masyarakat di seluruh pelosok desa dapat merasakan manfaatnya. Berkat program ini, masyarakat baik dari golongan keluarga prasejahtera maupun kelas menengah keatas dapat menikmati pelayanan kesehatan kelas tiga secara gratis. Dan arga tidak perlu memikirkan tentang biaya perawatan di rumah sakit maupun biaya berobat di Puskesmas," paparnya. Herliyan menambahkan, dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan, Pemkab Bengkalis telah meningkatkan status sejumlah Puskesmas dari rawat jalan menjadi rawat inap dan bertekad akan membangun beberapa Puskesmas dan Pustu sehingga masyarakat bisa terlayani dengan lebih maksimal. "Saat ini hampir seluruh desa di telah memiliki Poskesdes dan Polindes. Keberadaan pusat kesehatan di desa ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin membutuhkan perawatan, terutama sakit-sakit ringan, tidak perlu harus datang ke rumah sakit, tapi cukup datang di pusat kesehatan yang ada di desa," imbuhnya.***(rtc/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar