Jumat, 09 Mei 2014

PDAM MANDAU MULAI UJI COBA JADWAL HIDUP- MATI KUOTA AIR BERSIH



 MANDAU- SRR
(*058)

     Pantauan dari Wartawan Media Suara Rakyat Riau di Kelurahan Babusalam, melihat kondisi debit air yang mulai berkurang di penampungan proses penjernihan air di PDAM DURI. Media SRR ini sangat antusias untuk meliput tentang PDAM duri. Karena PDAM merupakan urat nadi bagi masyarakat Mandau untuk memperoleh air bersih.
     Dalam uji coba yang dilakukan PDAM DURI untuk wilayah Sebanga Duri di berlakukan proses 1 (satu) hari hidup dan 3 (tiga) hari mati. Karena pasokan air yang masuk di tempat penyulingan PDAM sangat berkurang. Ini disebabkan debit ait tidak memcukupi para pelanggan air bersih dan dimulai sistem bergiliran. Supaya mendapat air bersih ketempat pelanggan lainnya.
     Pembagian air bersih secara bergiliran supaya adil dam merata karena produksi air baku tersebut tidak sebanding dengan air yang masuk dari sungai rangau. Ini disebabkan karena musim kemarau sehingga air tidak mencukupi. Produksi air bersih disesuaikan dengan kemampuan air yang di distribusikan kepada para pelangannya. Kalau ada kebocoran air dilapangan mohon dilaporkan segera ke Call Center PDAM DURI , yaitu HP : 082391111555 dan Telpon: (0765) 595332.
     Bilamana iklim dan cuaca berubah di Kecamatan Mandau, pada musim kemarau maka diadakan sistem bergilir dan dibagi dua targetnya. Kalau musim kemarau target pendistribusian airnya diperkecil. Distribusi air mulai diberlakukan bila keadaan cuaca berubah yaitu pada musim kemarau akan di hidupkan buka tutup.
     Untuk mengatasi pelangan yang mengeluh akan distribusi air akan diberikan solusi yang tepat. Bila ia mau bersabar dan menelepon Call Center PDAM. Dan bila ada pelanggan air yang sudah mendapat pembagian air bersih yang adil sangat bersyukur. Karena mereka mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama dengan pelanggan lainnya.
     Bila dibandingkan dengan pendistribusian  sebelumnya, maka PDAM Duri mencoba untuk memberi solusi terbaik bagi pelanggan se Kecamatan Mandau. Strategi pendistribusian air bersih tersebut  di bagi dua untuk kota. Pembagian air bersih dengan sistem 1 (Satu) hari mati, dan 2 (dua ) hari hidup. Ini disebabakan kuota air bersih sangat terbatas jumlahnya. Pipa-pipa induk jalur air bersih sudah cukup tua dan berumur. Maka sudah selayaknya pipa tersebut diganti, karena tidak layak untuk dipakai lagi. Sesuai dengan perkembangan kota Duri yang sangat pesat maka, pipa air yang kecil wajib diganti.
     Adapun usaha PDAM untuk mengajukan pergantian dan jalur pipa induk tersebut, solusinya adalah PDAM mengajukan permohonan dalam bentuk proposal kepada Dinas KIMPRASWIL / PU Kabupaten Bengkalis. Harapan PDAM kedepanya adalah supaya secepatnya terealisasi permasalahan air baku dan air bersih ini sampai kemasyarakat luas yang berada di Duri dan dituntaskan secepatnya. Agar masyarakat bisa menikmati air bersih. Media ini mendukung sepenuhnya kinerja PDAM Duri. Semoga air bersih dapat di nikmati oleh Masyarakat Mandau.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar