Jumat, 30 Mei 2014

HRD PT. FANIA YANG ANGKUH DAN SOMBONG

MANDAU – SRR
(*040)
   Mungkin inilah namanya Jabatan. Setiap orang pasti angkuh dan sombong terlihat dari seorang HRD yang bernama ANIMAWAR Br. MANURUNG yang bekerja di PT. FANIA SUBKON dari PT. ADHI KARYA yang sebenarnya dulu PT. FANIA ini adalah SUBKON dari PT. MULTI STRUCTURE. Permasalahan PT. FANIA ini adalah tidak membayar Rapelan Karyawannya sampai sekarang dan baru sebagian PT. FANIA membayar Rapelan  kepada Karyawannya dan melakukan perundingan di kantor KADISNAKERTRANS pada hari Senin (26/05/14).
  Dalam hal ini dulu Karyawan PT. FANIA ANDREW PRTAMA WIJAKSONO menyampaikan  kepada Wartawan MEDIA SUARA RAKYAT RIAU bahwa  masalah dari PT. FANIA ini sangat banyak sekali, dimana PT. FANIA hanya Menstorkan Jamsostek Karyawannya cuman bulan Januari saja dan pada bulan Febuari 2013 samapi Mei 2014 pihak Perusahaan tidak pernah lagi Menstorkan Jamsostek Karyawannya tetapi tiap bulan Jamsostek dari Karyawan di potong terus oleh Perusahaan. Data tersebut di dapat Karyawan setelah Karyawan pergi mencek  langsung ke kantor Jamsostek.
  Bukan itu saja orang tua ANDREW Bapak PARLIND S. KALIT juga menyampaikan PT. FANIA dalam hal PERPAJAKKAN  juga bermasalah. Dimana PT. FANIA juga tidak pernah menstorkan Pajak yang di potong dari karyawan ke kantor Pajak tetapi tiap bulan Perusahaan selalu memotong pajak dari Karyawannya tersebut. Data ini di dapat Karyawan setelah Karyawan pergi mencek langsung ke kantor perpajakkan.
  Karyawan juga mencoba bertanya  kepada HRD Ibu ANIMAWAR Br. MANURUNG kenapa mereka tidak mendapatkan Rapelan tetapi HRD menjawab kepada Karyawan bahwa Karyawan tersebut tidak terdaftar di CHEVRON.
  Setelah mendapat data dari Karyawan, Wartawan MEDIA SUARA RAKYAT RIAU langsung mencoba Mengkonfirmasi dengan HRD PT. FANIA yaitu Ibu ANIMAWAR BR. MANURUNG yang baru keluar dari kantor KADISNAKERTRANS tetapi sangat susah sekali dia berlagak angkuh dan sombong seperti komunis tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulut HRD tersebut inikah namanya Pemimpin di Perusahaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar