Jumat, 09 Mei 2014

KANTOR KPU PPK KECAMATAN MANDAU BANYAK SAMPAH BALEHO MENUMPUK




MANDAU- SRR
(*058)

   Pemilu Legistatif yang telah  berlangsung aman ,tertib dan terkendali, membuat masyarakat Mandau lega. Karena Pemilu tahun 2014 ini merupakan tonggak sejarah dalam menentukan wakil rakyat yang akan duduk untuk Calon Legislatif baru di Kabupaten Bengkalis. Pemilu Legislatif ini banyak suka dan dukanya dalam memilih wakil rakyat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat ke DPRD Bengkalis. Ada  beberapa calon yang lolos dikursi dewan nantinya.
   Bila kita berjalan di kantor KPU (Komisi Pemilihan Umum) PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Alangkah terkejutnya saya melihat banyak sekali sampah yang berserakan di samping Kantor KPU PPK Kecamatan Mandau. Seakan-akan pemilu tahun ini merupakan ajang unjuk gigi dan kebolehan dalam menangani Pemilu tahun 2014 ini. Tapi ternyata, kehebatan mereka hanyalah sebatas suatu aturan main yang dibuat oleh KPU BENGKALIS. Pihak KPU  PPK Kecamatan Mandau tidak mau ambil pusing dalam penanganan sampah baliho tersebut.
   Pemandangan tidak sedap ini mencerminkan bahwa KPU PPK Kecamatan Mandau hanyalah terima orderan dari KPU Bengkalis. Setelah selesai acara Pemilu (Pemilihan Umum) maka hilanglah semua panitia, dan Ketua KPU PPK Kecamatan Mandau. Maka penanganan sampah baliho tidak diambil pusing. Sampah Baliho tersebut seharusnya diangkut oleh mobil sampah dan dibuang ditempat pembuangan.
   Menurut pantauan dari wartawan Media Suara Rakyat Riau, sampah tersebut sebaiknya dibersihkan semuanya. Mata siapa yang tidak sakit bila melihat sampah bertumpuk di samping Kantor KPU PPK Kecamatan Mandau. Dari segi kebersihan dan keindahan kantor, bila ada sampah semacam itu sebaiknya diangkut jangan dibiarkan berlarut-larut supaya tercipta pemandangan yang indah,sejuk, dan teratur.
   Bilamana panitia PPK sudah selesai melaksanakan tugasnya dengan baik, maka marilah bergotong royong membersihkan sampah baliho tersebut. Tidak ada ruginya bila bekerja secara gotong royong membersihkan sampah baliho tersebut. Kalaupun tidak bisa berarti KPU PPK Kecamatan Mandau tidak bisa diharapkan lagi. Sebaiknya harus diganti dan dicari pengganti yang cocok untuk Ketua KPU PPK Kecamatan Mandau. Baik itu menangani masalah pemilu maupun menangani masalah sampah baliho dan kebersihan ruangan kerja KPU.
   Pemilu (Pemilihan Umum) legislatif  sudah berakhir. Sebagai  pemimpin yang baik, seharusnya memberi contoh kepada anak buahnya dalam hal kepemimpinan dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugasnya. Bilamana seorang pemimpin tidak bisa memimpin dirinya sendiri, bagaimana mungkin ia bisa memimpin orang lain. Timbul suatu pertanyaan, Kemanakah sampah baliho akan dibuang?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar