Kamis, 13 Maret 2014

Hampir Semua PSK di Dumai Berpenyakit


DUMAI-SRR

Hasil survei Dinas Kesehatan Dumai patut diperhatikan mereka yang suka `jajan`. Hampir semua pelacur di kota pelabuhan tersebut berpenyakit.

Seluruh pekerja seks komersial (PSK) yang berada di wilayah Kota Dumai menderita penyakit infeksi seksual atau yang lebih dikenalnya dengan IMS. Maka dari itu, Dinas Kesehatan Kota Dumai mengeluarkan himbauan agar masyarakat yang `suka jajan` berhati-hati.

Kepala Dinas Kesehatan Dumai, Marjoko Santoso kepada sejumlah awak media, Sabtu (23/2/13) mengatakan dari hasil pendataannya yang dilakukan di sejumlah lokalisasi menyebutkan bahwa kebanyakan PSK menderita penyakit IMS.

`Memang penyakit tersebut bisah diobati, namun sekali lagi perlu kita ingat virus IMS tersebut merupakan pintu masuk bagi penyakit HIV AIDS yang sampai saat ini belum ada obat yang bisah menyembuhkan penyakit tersebut,` katanya.

Dengan adanya hasil penelusuran itu, Diskes Dumai kembali mengingatkan kepada kaum laki-laki yang suka `Jajan` untuk selalu berhati-hati dan menggunakan alat kontrasepsi sebagai pelindung saat berhubungan intim dengan para PSK.

`Kepada para pria baik yang sudah menikah maupun yang belum menikah, disarankan untuk lebih hati-hati dan sebisa mungkin untuk tidak melakukan jajan diluar rumah. Jika mau berhubungan dengan perkara seksn maka gunakan alat pengaman,` ingatnya.

Dijelaskan Marjoko Santoso, penyakit IMS tersebut merupakan virus yang menjadi pintu masuk penyakit HIV AIDS, yang sampai saat ini belum ada obatnya. Sebagai informasi untuk pertimbangan sejak tahun 1999 hingga tahun 2013 ini, jumlah penderita HIV AIDS di Kota Dumai ini terus mengalami peningkatan.

`Pada tahun 2013 Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 196 penderita HIV AIDS terjadi di Kota Dumai. Itu yang tercatat setelah diperiksa masih belum yang tidak tercatat. Kalau memang ingin jajan diluar jagan lupa untuk mengunakan kondom,` pungkas Kadiskes Dumai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar