Rabu, 26 Maret 2014

Kini Mulut Sekda dan Pejabat Riau 'Bergembok' untuk Wartawan

PEKANBARU - SRR

Intruksi Gubernur Riau Annas Maamun dalam pertemuan tertutup dengan ratusan pejabat eselon II dan III beberapa waktu lalu benar-benar dilaksanakan. Para pejabat dilarang memberi penjelasan apapun pada wartawan. Sejak itu, para pejabat seperti menggembok mulut setiap kali bertemu dengan wartawan. Selalu berusaha menghindari wartawan dan jika terpaksa bertemu menolak memberi penjelasan apapun. Seperti yang dilakukan Sekdaprov Zaini Ismail yang 'main kucing-kucingan' dengan wartawan, Rabu (26/3/14). Sadar ketika awak media sudah menunggunya di kantornya, Zaini langsung pergi lewat pintu belakang. Wartawan yang tak ingin kehilangan narasumber, wartawan mencoba mengejar. Namun alasan buru-buru, Sekda hanya bilang, ada acara di Mesjid An-Nur. "Ada acara di Mesjid An-Nur," elaknya seraya bergegas masuk mobil dinas. Sejumlah wartawan bergegas menuju Mesjid An-Nur dan menunggu Zaini untuk dijadikan narasumber sejumlah kebijakan Pemprov Riau. Namun usaha wartawan sia-sia. Meskipun bertemu, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau tersebut tetap 'bergembok' mulutnya. Diam dan buru-buru meninggalkan lokasi tanpa peduli pertanyaan yang dilontarkan wartawan kepadanya. Sikap serupa juga ditunjukkan pejabat lain. Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau Sudarman yang turut hadir dalam rapat di Masjid An-Nur juga tak bersedia bicara. Ia terlihat serba-salah, mengingat biasanya sangat terbuka pada media, kini harus bersikap tertutup. "Jangan dengan sayalah," pintanya lalu menuju mobil.(rtc/red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar