Selasa, 26 November 2013

TINGKAT KECURANGAN PILGUBRI PUTARAN II SANGAT TINGGI DI KABUPATEN ROKAN HILIR

  • KECURANGAN DI LAKUKAN OLEH TEAM PENGUASA ANAS MAMUN
  • DI DUGA PENGGELEMBUNGAN DPT SANGAT TINGGI DI KAB.ROHIL
  • OKNUM KEPOLISIAN IKUT INTERVENSI MASYARAKAT PENDUKUNG HERMAN-ABDULLAH
  • PENGGELEMBUNGAN DPT,TPS SERTA PEMILIH DARI LUAR BERKELIARAN DI ROHIL
ROKAN HILIR-SRR
(*020)
     pemilihan suara Putaran Ke Dua untuk Gubernur Riau sudah memasuki Pukul 11.30Wib,dan menurut pantauan Media SRR di Seluruh Kabupaten/Kota tingkat kecurangan yang sangat tinggi terdapat di Kabupaten Rokan Hilir,mulai dari Penggelembungan Daftar Pemilih malah ada TPS silumanya juga dan kegiatan ini sepertinya memang sudah teroganisir sehingga masyarakat yang melihat kecurangan ini dan hendak protes mendapat intervensi dari Oknum Kepolisian yang berjaga di TPS 005 Panjang Giri,dan intervensi ini di dapat Team dari pasangan Herman Abdullah yang berada di Panjang Giri TPS 005 dan tindakan intervensi oleh aparat Kepolisian ini sangat meresahkan baginya dan melalui Team HA yang berinsial ML mengadukan masalah ini ke Redaksi Media Suara Rakyat Riau agar di Survey kebenaranya dan menurut Pantauan SRR di lokasi TPS 005 panjang Giri proses pemilihan ini tidak sesuai dengan ketentuan dan UU yang berlaku yang mana seluruhnya sudah di atur dan di kondisikan oleh sang penguasa,sehingga untuk mengungkap yang benar saja sangat susah.
       dan menurut laporan dari wartawan SRR yang bertugas di Kecamatan Pinggir,kecurangan di mulai sejak pihat Rt/Rw memberikan undangan pemilih di dalam lembaran undangan tersebut telah di lampirkan satu kertas yang berisikan foto Cagubri yang bernomor Urut 2 yaitu pasangan Anas Mamun dan menurut masyarakat yang menerima undangan tersebut"Kami juga mempertanyakan kenapa cuma foto Cagubri yang bernomor urut 2 yang di bagikan ke kami dan Pihat Rt yang mengantar undangan tersebut mengatakan"foto nomor urut 1 tidak ada di berikan kepada kami jadi kami hanya membagikan yang bernomor urut 2 saja"ujar Pak Rt.
        melihat permainan ini Ketua DPW LppTipikor Provinsi Riau,Bapak Syahmuliyadi Harahap mengatakan"dari awal kita sudah menghimbau agar seluruh instansi terkait ikut mengontrol pelaksanaan PILGUBRI Putaran II ini karena sangat di sangsikan terjadinya kecurangan kecurangan dan bila sistim Demokrasi tidak bisa di tegakkan apa gunanya pemilihan ini dilaksanakan dengan menghabiskan banyak uang Negara??malah Aparat Kepolisian ikut intervensi masyarakat,bagaimana pak Polisi ini katanya Pengayom Masyarakat tapi koq di pesta Demokrasi ini malah ada keberpihakan seharusnya Aparat kepolisian Independen dalam Pemilihan ini dan saya minta juga agar media SRR konfirmasi ke Kapolda Riau terkait Polisi yang di Kabupaten Rokan Hilir intervensi masyarakat yang hendak menuntut keadilan dan kejujuran dalam PILGUBRI ini"Tegasnya.
           melalui Via Hp SRR coba Konfirmasi dengan Team HA yaitu Pak MUL terkait banyaknya pelanggaran dan kecurangan yang terjadi di lapangan oleh Pihak Anas mamun,berikut konfirmasinya"Kalau kami hanya ingin setiap terbukti melakukan pelanggaran harus di proses sesuai dengan hukum yang berlaku karena Negara kita adalah Negara Hukum dan jika di Rokan Hilir semuanya sudah terkontamisasi,maka kita akan berdoa agar ada yang bisa mengungkap semua kecurangan yang terjadi di Rokan Hilir sana dan bagi Penegak Hukum bertugaslah sesuai Sumpah mu jangan jadi BodyGuard oleh sang penguasa di daerah itu pula"Harapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar