Sabtu, 23 November 2013

KESEIMBAGAN INTELEKTUAL,EMOSI DAN SPIRITUAL ANAK USIA DINI



  MANDAU-SRR
(*024)   

    Kajian tentang perkembagan anak usia dini merupakan hal yang sangat urgen dalam merumuskan dan menyusun berbagai bentuk kegiatan bermain,ransangan mau pun proses pengasuhannya.Kajian tersebut haruslah mencakup aspek perkembagan anak.Hal ini di maksudkan agar berbagai program permainan,stimulasi maupun pengasuhan dapat terjadi secara keseimbangan dan terpadu.Untuk mencapai makasud ini,perlu pemahaman tentang keseimbangan aspek intelektual,emosi dan sosial.
 1.Pengertian intelektual.
        Intelektual merupakan suatu istilah yang merujuk pada konsep tentang intelegensi.Intelektual sering di beri batasan sebagai keseluruhan kemampuan individu untuk bertindak secara terarah serta mengolah dan menguasai lingkungan secara efektif,intelegensi mencakup beberapa  komponen:
        a.kemampuan berfikir secara abstrak
        b.kemampuan mengatasi masalah
        c.kemampuan memperoleh dan mengolah pengetahuan
        d.kemampuan mengingat.
        e.kemampuan beradaptasi dengan lingkungan.
2.Konsep dasar kecerdasan emosi.
        Emosi merupakan aspek psikologi yang merupakan penghayatan perasaan secara subyektif terhadap hubungan interpersonal dan sosial.Setiap bentuk emosi akan memberi warna terhadap sikap dan tingkah laku seperti emosi,senang,sedih marah,tenang.Sejak bayi dilahirkan mengalami perkembangan emosi secara bertahap melalui interaksi dengan orang sekitarnya dan meluas dengan hubungan sosial yang lebih jauh.
       Pada anak usia dini ( 0-3 tahun ) merupakan periode penting dan rawan dalam perkembangan emosi.Hal ini di karenakan hampir seluruh sikap dan prilaku anak di peroleh melalui proses peniruan dari kehidupan lingkungan  sosialnya.
3.Konsep kecerdasan spiritual.
        Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan untuk member makna atas aktivitas atau tindakan yang dilakukan.Pemaksaan terhadap aktifitas atau perilaku tersebut pada dasarnya merupakan kebutuhan manusia,setiap manusia memerlukan “alas an”untuk berjuang menjalani hidup,bangkit dari kehancuran,berusaha keras dan tekun meraih cita cita atau bersabar dalam penderitaan.Pemaksaan terhadap seluruh aktivitas atau perilaku tersebut itulah yang merupakan makna dari kecerdasan spiritual juga dapat di artikan dengan kecerdasan seseorang dalam memberikan makna hubungan dirinya kepada sang pencipta yakni Allah SWT,dengan kata lain,kecerdasan spiritual juga merupakan kecerdasan dalam melakukan hablumminallah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar