Jumat, 22 November 2013

DI KUANSING TELAH HADIR MESIN GILING PADI KELILING



  • KEMAJUAN DARI TEKNOLOGI SUDAH DIRASAKAN MASYARAKAT DI KUANSING
  • MASYARAKAT MENYAMBUT GEMBIRA HADIRNYA MESIN GILING PADI KELILING INI

KUANSING,BENAI-SRR
(*028)
   Kemajuan teknologi sudah di rasakan masyarakat yang berada di Benai dan dengan hadirnya mesin penggiling padi keliling ini sangat membantu atau meringankan kerja dari pada Petani Padi yang ada di Benai ini, majunya ilmu pengetahuan dan tecnologi  membuat masyarakat pedesaan kini semakin dimanjakan,betapa tidak kalau dahulu setelah padi di jemur maka harus di antar kepenggilingan padi lagi walau dengan jarak tempuh yang cukup lumayan jauh barulah padi digiling sehingga berubah menjadi beras yang siap untuk di tanak,tapi dengan majunya tecnologi sekarang ini masyarakat pedesaanpun  tidak perlu jauh mengantar padi yang akan digilingkan,cukup tunggu dirumah,tekan No HP maka mesin pengilingan padi akan dating kerumah kita.
  Menurut pak UC pemilik usaha gilingan padi keliling ini”usaha ini baru saja saya tekuni  dan beberapa bulan terakhir ini saja,dan upah untuk setiap penggilingannya adalah setiap satu kaleng beras maka upahnya satu liter beras,kalau di berikan berbentuk uang juga bisa dan senilai harga beras satu liternya ,apabilacmusim panen tiba maka cukup lumayan juga hasilnya,memang untuk memodifikasi mesin padi keliling ini menelan biaya puluhan juta Rupiah juga,namanya juga usaha ujar Bapak tersebut kepada wartawan SRR.dan usaha ini kami tekuni lanjut Bapak”sebagai usaha sampingan saja kalau pagi hari kami pergi ke kebun untuk menakik(menyadap karet)setelah sore barulah usaha giling padi keliling ini di jalankan”ucapnya dan menurut pantauan SRR dengan adanya gilingan padi keliling ini sangat berpengaruh dengan penggilingan padi rumahan dan menurut salah seorang warga mengatakan”dengan adanya mesin penggiling padi ini sudah sangat meringankan kerja kami dan kami sangat berterima kasih kepada pemilik usaha ini karena sangat membantu buat kami petani padi ini”SRR coba berkunjung dan berbincang dengan pemilik mesin penggilingan padi rumahan dan Bapak tersebut mengatakan”kami harus berlapang dada menerima kenyataan ini,masa jaya kami sudah habis dan namanya juga manusia pasti memilih yang lebih simpel dan praktis, masyarakatkan tidak mau repot repot mengantar padinya kegilingan padi kami lagi,cukup tunggu dirumah saja tidak perlu buang waktu dan tenaga lagi dan kmi juga sangat mendukung terobosan baru yang dilakoni Pak UC ini dan inilah namanya perkembangan”ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar