Minggu, 05 Januari 2014

PEJABAT RSUD TELUKKUANTAN TERJERAT KASUS KORUPSI

  • KORUPSI MENGHANCURKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT
  • KETUA DPW PROVINSI RIAU LPPTIPIKOR"BASMI KORUPSI"
KUANSING-SRR
(*028)
24Desember2013,
   Beberapa hari yang lalu KEJARI telukkuantan telah resmi menetapkan salah seorang pejabat dilingkungan RSUD telukkuantan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan peralatan medis instalasi mata dan pasilitas penunjang water treatment,Pihak KEJARI Telukkuantan terus melakukan pengembangan dan kali ini giliran direktur RSUD Telukkuantan dr.David oloan di panggil oleh KEJARI telukkuantan untuk di mintai keterangannya"dalam kasus ini direktur RSUD telukkuantan masih di tetapkan sebagai saksi,guna untuk pengembangan kasus dugaan Korupsi yang terjadi dilingkungan RSUD Telukkuantan"ujar KEJARI Telukkuantan Andi darmawangsa SH.MH, melalui kasi intel Herlambang saputra SH,menurut kasi intel Herlambang saputra SH saat di temui di ruang kerjanya"pihaknya juga sudah terlebih dahulu memanggil sejumlah mantan pejabat yang lain untuk dimintai keterangan dan sebagai saksi kasus dugaan korupsi ini yaitu;dr.Djasmudin jalal (mantan RSUD Telukkuantan)Sepli imran (ketua panitia lelang) Edo (dari pihak rekanan terkait) dan kasus ini akan terus di kembangkan,ketika ditanya apakah ada pihak lain yang terkait dalam kasus ini ?" yah.... kita lihat saja nanti"ujarnya.
    Dugaan korupsi pengadaan alat medis ini pengerjaannya pada anggaran Thn 2008 yaitu proyek pengadaan peralatan medis intalasi mata dan water treament,akibat pengerjaan proyek ini Negara telah di rugikan Rp.1 Milliar dengan total nilai proyek Rp.3.091.400.000.diwaktu terpisah terkait kasus Korupsi yang terjadi di RSUD TelukKuantan ini SRR coba menghubungi Ketua DPW Provinsi Riau Lembaga Pengawasan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi(LPPTIPIKOR)Bapak Syahmuliyadi Harahap,mengatakan"Para Koruptor ini mungkin tidak memahami akibat ulah mereka perekonomian di Daerahnya bisa berakibat fatal dan yang selalu jadi korban pasti masyarakat karena adanya proyek tersebut,karena masyarakat bayar pajak dan saya juga meminta kepada Kejari Teluk Kuantan agar mengusut tuntas kasus Korupsi yang terjadi ini,semoga menjadi efek jera bagi calon koruptor lainya dan kepada Media Suara Rakyat Riau jadilah sosial kontrol dan saya sangat bangga jika media mau melakukan pengontrolan terhadap pengerjaan proyek yang menggunakan uang Negara ini dan semoga pelaku Koruptor ini sadar jika yang diambilnya itu bukanlah haknya"Ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar