Minggu, 09 Februari 2014

POHON SIALANG MENJADI SUMBER PENGUTIPAN HASIL DESA (PHD) DI TASIK BETUNG

  • HUTAN YANG MEMILIKI SEJUTA BAHKAN RIBUAN KEKAYAAN ALAM HARUS DI MANFAATKAN SEBAIK-BAIKNYA
  • CINTAILAH HUTAN YANG SUDAH DI SEDIAKAN DENGAN BERBAGAI MACAM MANFAAT
  • MASYARAKAT AKAN TERUS BERUSAHA UNTUK MELESTARIKAN KEKAYAAN YANG ADA DI HUTAN 
  • SEHARUSNYA PERAN PEMERINTAH JUGA SANGAT PENTING UNTUK MENJAGA KELESTARIAN HUTAN
SIAK-SRR
(*053)

  Desa Tasik Betung mempunyai Hutan dengan Luas Lebih kurang 200 Hektar, yang mana terdapat di dalam hutan tersebut Potensi Alam salah satu nya Pohon Sialang yang di tempatkan oleh lebah atau yang lebih di kenal oleh masyarakat di naikkan lebah dan obat-obat Tradisonal, bahkan akar-akar kayunya juga banyak yang di jadikan sebagai pengobatan Non medis. hutan tersebut menjadi Konservasi tinggi bagi masyarakat setempat dan masih banyak lagi kebutuhan yang terpenuhi oleh kekayaan yang di miliki hutan tersebut seperti Daun Kopau yang biasa di gunakan untuk Ketupat apa bila hari Raya tiba. Sialang ini merupakan sebutan bagi pohon tinggi besar yang dihuni oleh ratusan kerajaan lebah. Puncaknya menjulang jauh di atas atap hutan. Dan tingginya rata-rata 50 m atau lebih dengan garis tengah batang 2 m. Kebanyakan berdaun kecil sehingga kalau angin bertiup tidak gampang tumbang oleh topan badai. Beberapa contoh pohon sialang itu antara lain pohon benuwang Octomeles Sumatrana, Cempedak Air Artocarpus Maingayi, Pohon Tualang Koompassia Parvifalia dan Menggeris K.Excelsa. Pohon  jenis ini terkenal sebagai pohon tapang (pohon lebah). Lebah hutan lebih suka memilih cabang yang terbuka, bebas dedaunan, yang terdapat di daerah atasan pohon agar bisa membangun sarang gandul yang dapat didarati dan ditinggallandasi dengan bebas sewaktu-waktu. Yang mana dalam satu dahan bisa ditempati 20 sarang lebah. Pada satu pohon kadang bisa ditemukan 100–200 sarang gandul seperti itu. 
     Penduduk pinggir hutan selalu melestarikan pohon Sialang yang meraksasa semacam itu. Bukan karena percaya bahwa pohon itu dihuni oleh roh halus mahasakti, tetapi karena sarang lebah yang bergantungan pada dahannya bisa menghasilkan puing-puing rezki. Tidak ada orang yang mau menghancurkan sumber rezki semacam itu. Kalau ada bagian hutan yang dibabat untuk dijadikan ladang bertanam padi atau jagung, Pohon Sialang selalu dibiarkan tetap berdiri tegak. Tidak boleh diikut sertakan dalam proyek tebang habis. Lagi pula kayunya yang sudah tua begitu keras sehingga bisa merusak mata kapak dan gergaji.
   Dengan semangatnya salah satu Warga Desa Tasik Betung yang di temukan oleh tim Wartawan SRR mengatakan rasa bangganya terhadap Desanya yang memiliki hutan sangat banyak menyimpan beribu manfaat"mana ada Desa tetangga yang memiliki kekayaan hutan seperti yang ada di Desa Tasik Betung kami ini, bahkan hampir seluruh Kab.Siak pun tidak ada Desa yang memiliki hutan simpanan untuk kebutuhan masyarakat seperti yang ada di Desa kami ini, tentu kami sangat bangga sekaligus sangat bersyukur atas semua potensi alam yang ada di Desa Tasik Betung ini"ungkap beliau. Sebenarnya disini peran Pemerintah ikut serta untuk mendukung kelestarian Hutan Alam yang ada di Riau ini umumnya sangatlah penting, karena tanpa adanya pembinan dari Istansi terkait takutnya hutan yang ada di Desa yang telah di jaga bertahun-tahun tersebut akan jadi Punah sia-sia karena ulah tangan manusia yang tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap kelestarian hutan yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar