Jumat, 13 Desember 2013

PRILAKU PENGAWAS/KONSULTAN MIGAS DI MANDAU-DURI



DURI-Suara Rakyat Riau (*003)

    Pembangunan yang dilakukan pemerintah melalui beberapa tender proyek yang mengundang berbagai kontraktor lokal maupun asing.Proyek proyek di Riau terdiri diantaranya Migas dan Infrastruktur yang tetap dibiayai oleh Negara Republik Indonesia(NKRI) dan Terkhusus untuk Migas terdiri atas Swasta dan Pemda yang peraturannya telah diatur oleh pusat Jakarta.Seperti yang diketahui Perusahan Swasta yang Paling Besar dan standart international Adalah PT.Chevron Pasific Indonesia (CPI) dan Badan Usaha milik Negara adalah PT.Pertamina.   
         PT.CPI adalah pemenang tender pengelolaan minyak paling besar di Indonesia yang menguasai ladang minyak terbesar yaitu Kalimantan Timur dan Riau,Untuk pengelolaan ini PT.CPI bekerja sama dengan beberapa kontraktor dengan keahlian atau disiplin yang berbeda mulai dari Konstrusi (Piping,Electrical,Instrumen,Civil,dll),Pengeboran atau Drilling,Maintenance atau perawatan dan Pendapatan Negara terbesar adalah dari Sektor Migas ini sehingga pengelolaannya benar-benar harus baik dan Negara selalu memberikan perhatian lebih disektor Migas ini.

      PT.CPI mengeluarkan beberapa proyek untuk dikerjakan kontraktor dengan nilai yang sangat tinggi dan juga tingkat resiko yang tinggi (Finalty Cost & Keselamatan Kerja)Banyak kontraktor yang saling berjuang untuk mendapatkan proyek migas di PT.CPI karena nilai kontrak yang sangat fantastis. Sehingga berbagai cara dan prosedur harus dilewati untuk mendapatkan kontrak kerja dengan PT.CPI,PT.CPI dalam mengelola ladang minyak membutuhkan Berbagai Konsultan Pengawas agar project yang dikerjakan kontraktor sesuai dengan jadwal dan spesifikasi yang diharapkan PT.CPI dengan mengutamakan Keselamatan kerja,PT.CPI adalah perusahaan International yang memiliki standar kerja dan keselamatan yang sangat baik,Sehingga semua kontraktor yang ada dilingkup PT.CPI harus sesuai dengan standart yang di inginkan PT.CPI. 

      Beberapa Konsultan yang ada dan pernah di PT.CPI antara lain PT. Rekind WorleyParson(RWP), ENCONA INTI INDUSTRI (EII),DIMENSI dll.masing-masing konsultan memiliki bidang pengawasan yang berbeda-beda sesuai dengan Keinginan PT.CPI dan Konsultan pengawas ini sangat berperan dalam mengambil keputusan karena Merekalah yang sangat dipercaya PT.CPI,sehingga kontraktor-kontraktor selalu berhadapan dengan Konsultan pengawas ini.Konsultan tersebut tentu juga mempekerjakan karyawan yang sesuai dengan keahliannya,namun diduga beberapa Oknum Karyawan Konsultan masih memiliki sifat yang tak layak dan terkesan seperti koruptor(Suap menyuap).Wartawan SRR ketika berada di tempat Perentalan Mesin Las dan Alat Berat Di Dekat Mesjid Raya Arafah Hangtuah 2/12/13 menemui salah seorang pekerja yang berinisial (Ojs) dari sub kontraktor PT.SIC,beliau menuturkan" ketika dalam Insfeksi berbagai  Unit TOOLs seperti Mesin Las maupun Kendaraan seperti Bus dan Minibus,ada Oknum  Pegawai Konsultan bagian Insfeksi (HES) yang berinisial (JfRko) dari PT.RWP area HOOU tersebut dengan seenaknya mengatakan 3 Mesin las ini tidak layak dipakai dan berusaha mengarahkan penyewaan Mesin Las dari tempat lain yang direkomendasi dari Oknum Konsultan tersebut,Seharusnya jika ada kekurangan pada Mesin Las yang kami ajukan silahkan beritahu dan kami akan perbaiki,bukannya langsung dianggap tidak layak pakai padahal kita sudah bersusah payah mencari di berbagai tempat untuk mendapatan mesin las ini “Ujar Ojs.Menurut dugaan Media ini oknum tersebut selalu “bermain” dalam meloloskan hasil insfeksi berbagai Unit diarea PT.CPI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar