Kamis, 19 Desember 2013

PARKIR DI PASAR BENAI, SEMRAWUT



BENAI-SSR
(*049)

   Pasar Benai atau yang lebih dikenal masyarakat sekitar dengan pasar Kamis memang mengalami kemajuan yang cukup pesat. Karena pasar ini berada di posisi yang sangat strategis. berada di antar Kenegerian Teratak Air Hitam, Kenegerian Sentajo, Kenegerian Simandolak dan Kenegerian Benai Tentunya. Yang mana disetiap kenegerian mempunya setidaknya Lima (5) Desa bahkan lebih. Jadi dapat dibayangkan banyaknya masyarakan yang mengunjungi pasar tersebut setiap minggunya. Oleh karena perkembangannya yang pesat itulah Pemerintah nemambah waktu operasional pasar ini yang semula hanya hari Kamis saja setiap minggunya sekarang ditambah dengan hari Minggu.

   Tetapi kemajuan pasar ini tidak dibarengi dengan ketersediaan sarana prasarana penunjang seperti lahan parkir. Lahan parkir yang tersedia sangat terbatas dan hanya mampu menampung 50% jumlah kendaraan yang datang. Itupun sebagian sudah menggunakan halaman mesjid yang berada tepat didepan pasar untuk parkir kendaraan. Dengan keadaan ini pengunjung tidak punya pilihan lain dan akhirnya memarkirkan kendaraan sembarangan dibadan jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.  Hal ini sudah barang tentu akan mengganggu kelancaran arus lalu lintas dijalan raya didepan pasar ini. Sehingga tidak jarang mengakibatkan kemacetan.begitu juga dengan jalan lingkar yang mengelilingi pasar. Dipenuhi para pedagang yang menggelar dagangannya dibadan jalan. Sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda dua. Hal ini karena jumlah pedagang tidak mampu lagi ditampung lahan pasar yang sangat sempit.

   “hal seperti ini sudah lama terjadi, bahkan di jam – jam pasar sedang ramai, sering terjadi kemacetan karena disisi kiri dan sisi kanan jalan terparkir kendaraan roda empat dan roda dua. Kalau ada mobil – mobil besar yang lewat dan perpapasan dengan kendaraan lain salah satu kendaraan harus mengalah dulu dan berhenti untuk memberikan jalan, karena jika berpapasan tidak muat” ungkap Asep (30) salah satu pengunjung pasar yang sedang menunggu istrinya berbelanja. Ditanya lebih lanjut, apa harapannya untuk masalah ini kedepan, Asep (30) menambahkan, mudah mudahan pemerintah memperhatikan masalah ini dan mencarikan solusinya.dan untuk masyarakat pengunjung pasar Kamis ini, diharapkan kesadarannya untuk tidak memarkirkan kendaraan sembarangan demi kelancaran arus lalu lintas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar