Minggu, 01 Desember 2013

Diduga Dana Inbup Desa Pinggir Untuk Gorong-Gorong Tidak Tepat Sasaran


Pinggir-SRR
(*018 - *006)

         Pantauan wartawan SRR. Di Desa pinggir pada hari sabtu tanggal 30 November 2013 pada pukul 11 siang wartawan SRR mandau dan korlap pinggir turun kelapangan dan melihat pembangunan gorong-gorong yang tidak tepat sasaran di bangun di jalan buntu, Seharusnya gorong-gorong dibangun untuk keperluan umum dan untuk di gunakan oleh masyarakat banyak umumnya.
Tapi sayang malah pembangunan gorong-gorong  yang seharusnya di peruntukkan untuk masyarakat banyak malah di bangun di jalan pribadi, Dan masyarakat kecewa akibat pembangunan gorong-gorong tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat.

Gorong-gorong yang seharusnya dibangun di jalan yang menuju kelompok tani  dan  mengingat jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat karena  jalan tersebut satu-satunya jalan transportasi anak sekolah Sd.N 37 dan masyarakat, Khususnya lagi petani resah karena untuk mengeluarkan  produksi sawit seharusnya bisa 2 kilometer tapi karena jalan tersebut tidak diperbaiki maka untuk mengeluarkan hasil sawit mereka harus menempuh jalan yang jauh mencapai 10 km.

Pada saat kesempatan itu wartawan SRR dan korlap SRR menemui masyarakat desa pinggir km 8 lalu masyarakat memaparkan kepada awak media srr mereka menceritakan jeritan hati mereka  karena mengingat selama ini  kemauan masyarakat sering diabaikan  dan ada yang mewakili dari masyarakat Rw 10 yang berinisial NA dan PAR panjang lebar menceritakan tentang pembangunan gorong yang tanpa ada musyawarah kepada masyarakat  RW 10 dan bertanya masyarakat sangat kecewa saat bertanya kepada selaku Rw 10  saat bertanya masalah gorong-gorong dan sahut Ketua Rw “Suka-suka hatiku mau saya bangun dimana  kan saya yang mengusulkan’’ ungkapnaya.

Masyarakat pernah mengambil kesimpulan untuk membeli Bis gorong-gorong sendiri untuk jalan penghubung namun akhirnya sia-sia, Hasil pengutipan masyarakat hanya terkumpul 8 juta hasil dari pengutipan yang di lakukan kepada masyarakat namun dana yang di kutip kepada masyarakat belum mampu untuk pembuatan gorong-gorong jalan yang menghubungkan antara kelompok tani Ke Sd.N 37.

Dengar-dengar kami masyarakat ada dana imbuk sebesar 50 juta di serahkan kepada OMS lalu OMS menyerahkan dana itu kepada masyarakat desa untuk pembangunan apa yang di butuhkan untuk kepentingan umum bukan di gunakan untuk kepentingan pribadi atau perseoarangan.

Tapi sayang yang di rasakan masayarakat perumahan km 8 bukan untuk kepentingan umum yang di bangun malah sebaliknya karena dana itu kurang untuk membangun jalan penghubung ke kelompok tani dan ke km.8 perumahan maka pembangunan itu di alihkan ke kebun pribadi tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada masyarakat setempat,sekarang jalan penghubung kelompok tani ke km 8 lumpuh total dan masyarakat resah akibat untuk pengeluaran hasil sawit dan jalan untuk anak ke sekolah harus mencapai 10 km," miris hati ini mendengar keluh kesah masyarakat".     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar