Rabu, 03 September 2014

Peserta P4s perlu "Duit"

SRR - KAMPAR
(jr)
 
Yang paling utama sekembalinya dari Pusat pelatihan pertanian terpadu atau P4s adalah "duit". Yakni do'a, Usaha dan Ikhtiar. Hal ini disampaikan Sekdakab kampar Zulfan Hamid yang mewakili Bupati kampar dalam acara penutupan P4S Angkatan 1,2 dan 3 sebanyak 292 yang lulus dari 332 peserta, yang tidak lulus 40 org. Pembukaan p4s Angkatan 4, 5 dan 6 sebanyak 360 org perserta. Pelatihan untuk angkatan ke 4,5 dan 5 ini dijadualkan mulai 1 hingga 14 september di desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu (1-9)
 
Zulfan hamid menambahkan bahwa tujuan ini adalah berdasarkan misi kab kampar mewujudkan tiga zero, dengan diadakan pelatihan ini p4s jitu untuk mewujudkannya. Pelatihan ini merupakan perwujudan dari pilar 2 dan 3 pada lima pilar program pembangunan lima pilar kabupaten  kampar.
 
Di rincian oleh Sekdakab Kampar ini, Pada tahun 2013 telah dilatih 2045 orang peserta pelatihan. Saya katakan bahwa pelatihan ini merupakan pelatihan yang berkualitas, merupakan keberuntungan para peserta dapat menimba ilmu di pelatihan p4s ini ujarnya.
 
Setelah kembali dari pelatihan, para peserta harus mencari 10 orang petani di desa nya untuk bergabung dalam kelompok ini supaya peserta mampu memberikan ilmu kepada 10 orang di desa peserta itu sendiri pinta zulfan Hamid.
 
Zulfan Hamid juga berpesan hendaknya peserta p4s menanamkan Niat dalam hati "ada di kubang jaya dalam mengikuti pelatihan ini adalah untuk menimba ilmu dan mencintai ilmu yang diberikan untuk memperbaiki taraf hidup atau tingkat ekonomi "
 
Ada beberapa pesan yang disampaikan zulfan hamid yakni para peserta harus punya  tingkat kecerdasan, mampu membaca peluang, pintar baca kesempatan, untuk lihat peluang usaha kita. Pintar menyesuaikan diri di lingkungan tempat tinggal, dan yang paling utama adalah tingkat keinginan peserta untuk merubah kehidupan dari yang Tidak punya sampai berkecukupan bahkan kehidupan yang lebih layak dan baik ujarnya.

Disampaikan zulfan hamid, Untuk peserta baru, Tanamkan dihati untuk datang ke pelatihan ini adalah niat untuk memperbaiki kehidupan yang lebih baik. Ikuti pelatihan ini dari awal hingga akhir, serius dan bersungguh-sungguh. Serta yang paling utama dalam menimba ilmu adalah kedisiplinan, modal utama kesuksesan adalah kedisiplinan. Mari kita wujudkan dalam kehidupan nantinya, sebab jika sesuatu dilaksanakan setengah, maka hasilnya juga kurang sempurna papar zulfan Hamid.

Ketika diminta untuk memberikan pesan dan kesannya,m. Iksan dari desa koto tuo kecamatan 13 koto kampar menyampaikan bahwa Selama saya mengikuti pendidikan ini adalah, terutama pendidikan akhlak dan moral, kehidupan kami sangat teratur, dari segi agama dan pendidikan duniawi saya dapatkan.

Awalnya saya cukup berat menjalankan kehidupan di pelatihan ini, kata M. Ikhsan, tetapi setelah saya jalankan beberapa hari, saya merasa terbiasa dan sekaligus menyenangkan, mulai saya diajarkan bagaimana ciri-ciri ikan  yang siap untuk dikawinkan. 
 
Saya bersama teman-teman sepelatihan merasakan perpisahan ini merupakan hal terberat, sebab Di pundak kami, masa depan keluarga dan teman didesa yang berekonomi lemah untuk kami ajak untuk bersama memperbaiki taraf ekonomi kamiwnjadi lebih baik lagi.Program ini adalah program pemda kampar yang digagas oleh Bupati Kampar jefry noer papar M.ikhsan.( Humas Kampar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar